Beijing, Bharata Online - Tiongkok dan Uni Eropa (UE) harus bekerja sama untuk memajukan dan menjunjung tinggi kemitraan strategis yang komprehensif Tiongkok-UE serta bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih cerah dalam 50 tahun ke depan hubungan bilateral, demikian disampaikan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Kamis (4/12) di Beijing.

Xi menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri upacara penutupan pertemuan ketujuh Dewan Bisnis Tiongkok-Prancis bersama Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang tiba di ibu kota Tiongkok sehari sebelumnya.

Menyoroti potensi hubungan ekonomi dan perdagangan yang luas dan dinamis antara Tiongkok dan UE, Xi menyerukan Tiongkok dan Prancis untuk bekerja sama guna memperkuat hubungan Tiongkok dengan UE secara keseluruhan.

"Tahun ini menandai peringatan 50 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Uni Eropa. Esensi hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Uni Eropa terletak pada saling melengkapi dan saling menguntungkan, yang dapat mencapai keseimbangan dinamis melalui pembangunan. Saling ketergantungan bukanlah risiko dan kepentingan yang saling terkait bukanlah ancaman. Tiongkok dan Prancis harus bekerja sama untuk memajukan dan menjunjung tinggi kemitraan strategis yang komprehensif Tiongkok-Uni Eropa dan bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih cerah dalam 50 tahun mendatang," ujar Xi.

Macron saat ini sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok atas undangan Xi, kunjungan kenegaraan ini merupakan yang keempat kalinya ke Tiongkok dan merupakan kunjungan balasan setelah kunjungan bersejarah Xi ke Prancis tahun lalu.