SICHUAN, Radio Bharata Online - Tim penyelamat berpacu dengan waktu untuk mengeluarkan korban yang selamat dari puing-puing di Kabupaten Luding yang dilanda gempa di Provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya.

Menurut laporan pihak berwenang setempat, Selasa (6/9/2022) gempa berkekuatan magnitudo 6,8 yang mengguncang kabupaten itu pada pukul 12:52 Senin (waktu Beijing) telah menelan korban jiwa sebanyak 66 orang, dan setidaknya 170 orang dilaporkan terluka.

Markas besar bantuan gempa di Prefektur Otonomi Tibet Ganzi yang mengelola Kabupaten Luding telah mengaktifkan tingkat tanggap darurat tertinggi untuk bencana mematikan tersebut.

Lebih dari 400 tentara dikirim oleh komando militer Provinsi Sichuan, membawa anjing penyelamat profesional, bergegas ke Kota Moxi di kabupaten itu untuk operasi penyelamatan. Tim penyelamat dilengkapi dengan instrumen deteksi canggih dan alat penyebar tekanan hidrolik.

Mereka dibagi menjadi lebih dari 20 tim gugus tugas, mencari dari pintu ke pintu untuk para penyintas di rumah-rumah yang rusak di desa-desa yang terkena dampak.

Dengan satu-satunya jalan yang menuju ke luar terhalang oleh bebatuan yang jatuh, penyelamat harus mencapai desa-desa dengan membuat "jembatan darurat" dari tabung di atas air yang mengalir dalam.

Karena sebagian besar penduduk desa yang terdampar merupakan lansia dalam keadaan terluka dan tidak bisa bergerak, penyelamat harus menggendong mereka ke tempat yang aman.

"Pada langkah selanjutnya, kami akan terus memanfaatkan setiap menit dan detik untuk menyelamatkan yang terluka dan memeriksa situasi bencana, melakukan pekerjaan penyelamatan dengan cara yang ilmiah dan efisien, untuk memastikan orang yang terluka dipindahkan dan dirawat tepat waktu. Kami juga mewaspadai gempa susulan dan bencana sekunder, dan memaksimalkan upaya kami untuk menjamin keselamatan nyawa dan harta benda masyarakat," kata Huang Tianyun, kepala Detasemen Ganzi di bawah Korps Polisi Sichuan, dikutip dari CCTV.

Pihak berwenang setempat akan mengirim bantuan tambahan ke wilayah yang terkena dampak lebih lanjut. Menurut pihak berwenang setempat, di antara yang tewas, 37 orang tewas di Prefektur Otonomi Tibet Ganzi, dan 28 lainnya meninggal di Kabupaten Shimian, Kota Ya'an.

Pada pukul 07:00 Selasa, 12 orang dilaporkan hilang dan 170 ditemukan terluka di Ganzi, termasuk 56 luka parah. Sebanyak 78 orang terluka di Kabupaten Shimian pada 05:50 Selasa.

Pusat Jaringan Gempa Tiongkok (CENC) melaporkan pusat gempa dipantau pada 29,59 derajat lintang utara dan 102,08 derajat bujur timur, pada kedalaman 16 km. Pusat gempa berjarak 39 km dari ibu kota kabupaten Luding dan ada beberapa desa dalam jarak 5 km di sekitar pusat gempa.