Xinjiang, Radio Bharata Online - Pesawat ARJ21-700 yang diproduksi di dalam negeri Tiongkok melakukan penerbangan kargo pertamanya ke Uzbekistan pada hari Kamis (6/6), menandai pertama kalinya pesawat kargo buatan Tiongkok terbang ke luar negeri dan rute udara kargo internasional pertama yang dioperasikan oleh pesawat buatan Tiongkok.
Pada hari Kamis (6/6), sebuah pesawat ARJ21-700, yang sarat dengan produk elektronik, lepas landas dari Kabupaten Yining di Daerah Otonomi Xinjiang Uygur di barat laut Tiongkok, menuju Tashkent, ibu kota Uzbekistan.
ARJ21-700, pesawat komersial regional pertama di Tiongkok, telah dikembangkan secara independen sesuai dengan standar kelaikan udara internasional. Peluncuran rute udara reguler internasional ini tidak hanya akan mendorong perkembangan Xinjiang, tetapi juga memastikan pengiriman barang-barang Tiongkok yang lebih efisien ke pelanggan luar negeri dengan prosedur bea cukai yang disederhanakan.
"Rute kargo internasional dari Yining di Xinjiang ke Tashkent di Uzbekistan akan dimulai dengan tiga penerbangan per minggu pada awalnya," kata Zhu Hongwu, seorang anggota staf di sebuah perusahaan kargo.
Wilayah perbatasan barat laut Tiongkok, Xinjiang, memiliki arti penting di sepanjang Sabuk Ekonomi Jalur Sutra dalam Prakarsa Sabuk dan Jalan yang bertujuan untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan konektivitas di antara negara-negara di sepanjang Jalur Sutra yang bersejarah. Dengan memanfaatkan zona perdagangan bebas percontohan, wilayah ini dapat membangun jaringan kargo udara yang efisien, memfasilitasi perdagangan dan logistik internasional yang lebih lancar dan lebih efektif.