PARIS, Bharata Online - Melalui putaran pembicaraan ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat ini, kedua pihak mencapai konsensus awal mengenai beberapa isu, kata Li Chenggang, perwakilan perdagangan internasional Tiongkok  di Kementerian Perdagangan dan wakil menteri perdagangan.

Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat memberikan pengarahan kepada pers pada hari Senin, menyatakan bahwa kedua pihak telah mengadakan pertukaran yang mendalam, jujur, dan konstruktif selama satu setengah hari terakhir dan akan terus mempertahankan proses konsultasi.

Li mengatakan diskusi tersebut mencakup topik-topik termasuk tingkat tarif bilateral dalam situasi baru dan kemungkinan perpanjangan tarif yang ada serta langkah-langkah non-tarif terkait. Pihak AS memberi pengarahan kepada Tiongkok  tentang penyesuaian tarif terbaru dan pertimbangan di masa mendatang, sementaraTiongkok  menyatakan keprihatinan atas ketidakpastian yang mungkin ditimbulkannya, katanya.

Ia mengatakan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk bekerja sama guna menjaga stabilitas hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral serta membahas gagasan pembentukan mekanisme kerja bilateral untuk mendorong kerja sama di bidang perdagangan dan investasi.

Mengenai pembatasan AS terhadap perdagangan dan investasi Tiongkok, khususnya dimulainya dua investigasi Pasal 301 yang melibatkan Tiongkok baru-baru ini, Li menekankan bahwa posisi Tiongkok tetap konsisten dan menentang penyelidikan sepihak semacam itu.

“Kami prihatin dengan kemungkinan campur tangan dan kerusakan yang mungkin ditimbulkan oleh hasil investigasi semacam itu terhadap stabilitas hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS yang telah susah payah diraih,” kata Li.

Ia menambahkan bahwa Tiongkok  akan mengikuti perkembangan investigasi ini dengan saksama dan mengambil langkah-langkah tepat waktu untuk melindungi hak dan kepentingannya yang sah.

Ia menyampaikan harapan bahwa pihak AS akan menghormati komitmennya dan bekerja sama dengan Tiongkok  untuk memfasilitasi hubungan perdagangan dan ekonomi Tiongkok -AS yang jangka panjang dan stabil.

Li juga menekankan bahwa kedua belah pihak sepakat bahwa hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral yang stabil tidak hanya menguntungkan Tiongkok  dan Amerika Serikat, tetapi juga dunia secara keseluruhan. [CGTN]