Beijing, Bharata Online - Menurut Badan Antariksa Berawak Tiongkok, awak Shenzhou-21 berhasil menyelesaikan tujuan utama selama rangkaian aktivitas ekstravehikular (EVA) pertama mereka pada hari Selasa (9/12), yaitu memeriksa dan memotret jendela kaca spion kapsul kembali Shenzhou-20.

Retakan kecil ditemukan di jendela kaca spion, kemungkinan besar disebabkan oleh benturan eksternal dari puing-puing antariksa. Akibatnya, pesawat ruang angkasa Shenzhou-20 tidak memenuhi persyaratan keselamatan untuk kepulangan para astronot dan tetap berada di orbit.

Awak yang terdiri dari tiga orang, yaitu komandan misi Zhang Lu dan astronot Wu Fei dan Zhang Hongzhang, menyelesaikan semua tugas yang diberikan pada pukul 18:42 (Waktu Beijing) setelah lebih dari delapan jam, dengan bantuan dari lengan robot stasiun ruang angkasa dan peneliti di darat.

"Astronaut bergerak keluar modul, membawa kamera definisi tinggi untuk mengambil foto, dan personel darat mengkonfirmasi statusnya. Tugas pertama adalah memeriksa dari luar modul apakah ada anomali lebih lanjut pada jendela pandang, dan yang kedua adalah menilai struktur di sekitar jendela untuk memberikan dukungan teknis bagi keputusan di masa mendatang terkait Shenzhou-20," kata Zheng Hao dari China Aerospace Science and Technology Corporation.

Selain inspeksi, tugas penting lainnya adalah memasang komponen pelindung puing pada modul inti Tianhe. Pemasangan ini berfokus pada pengamanan kabel dan pipa yang terbuka, meningkatkan kemampuan stasiun ruang angkasa secara keseluruhan untuk menanggapi puing-puing ruang angkasa.

Zheng mencatat tantangan teknis unik untuk misi tersebut: ini adalah pertama kalinya EVA (Extravehicular Activity) dilakukan dengan dua pesawat ruang angkasa berawak yang berlabuh di stasiun ruang angkasa. Tata letak baru itu menuntut perencanaan jalur dan keselamatan gerak lengan robot yang lebih tinggi.

"Kami harus mendesain ulang jalur sambil mempertimbangkan kendala yang terkait dengan peralatan pesawat ruang angkasa dan panel surya," tambah Zheng.

Data yang dikumpulkan selama aktivitas itu akan memberikan dukungan penting untuk misi kembali tanpa awak Shenzhou-20 selanjutnya dan pengoperasian stasiun ruang angkasa yang aman dalam jangka panjang.

Sejak memasuki kombinasi stasiun ruang angkasa yang mengorbit pada 1 November 2025, para astronaut Shenzhou-21 telah menyelesaikan berbagai tugas, termasuk rotasi dengan kru Shenzhou-20, pemeliharaan platform stasiun ruang angkasa, inspeksi dan pengorganisasian persediaan darurat, serta kegiatan dukungan kehidupan dan kesehatan.

Ketiga astronaut untuk misi Shenzhou-20 kembali ke Bumi dengan pesawat ruang angkasa Shenzhou-21 pada 14 November 2025, dan pesawat ruang angkasa Shenzhou-22 diluncurkan pada 25 November tahun ini sebagai wahana kembali untuk para astronot Shenzhou-21 di orbit.