Hong Kong, Bharata Online - Operasi penyelamatan dan bantuan terus berlanjut di Hong Kong. Pihak berwenang mengatakan, kebakaran di Wang Fuk Court, sebuah kawasan permukiman di Tai Po, sebagian besar telah terkendali.

Kebakaran tersebut terjadi pada Rabu (26/11) sore, menewaskan sedikitnya 75 orang, melukai 76 orang, dan masih banyak lagi yang hilang.

Wang Fuk Court terdiri dari delapan bangunan permukiman, yang semuanya sedang menjalani renovasi besar, termasuk perbaikan dinding eksterior. Saat kebakaran terjadi, perancah dan jaring pelindung menutupi bangunan-bangunan tersebut, sehingga api dengan cepat menyebar ke seluruh delapan bangunan tersebut.

Kebakaran sebagian besar telah terkendali dengan 55 orang diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran, ungkap pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) pada hari Kamis (27/11).

Menyusul kebakaran tersebut, pemerintah HKSAR mengirimkan 26 tim SAR, lebih dari 300 kendaraan pemadam kebakaran dan ambulans, serta lebih dari 1.200 petugas pemadam kebakaran.

Otoritas medis mengaktifkan protokol tanggap darurat untuk memberikan dukungan medis penuh bagi para korban luka.

Sembilan tempat penampungan sementara telah didirikan di Tai Po untuk menampung warga menara yang mengungsi akibat kebakaran. Berbagai komunitas dan organisasi di seluruh Hong Kong telah bergerak untuk menyumbangkan bantuan, dengan banyak warga yang menjadi sukarelawan untuk membantu mendaftarkan individu terdampak dan mendistribusikan bantuan di tempat penampungan.

Para pejabat dari Kantor Urusan Hong Kong dan Makau Komite Sentral PKT, Kantor Urusan Hong Kong dan Makau Dewan Negara, dan Kantor Penghubung Pemerintah Pusat Rakyat di HKSAR mengunjungi sebuah pusat komunitas di Tai Po dan Rumah Sakit Prince of Wales pada Kamis (27/11) pagi untuk menyampaikan belasungkawa kepada warga yang berduka dan terluka. Para pejabat tersebut mengatakan bahwa pemerintah pusat akan terus mendukung penuh pemerintah HKSAR dalam upaya penyelamatan dan pemulihan.