BEIJING, Radio Bharata Online - Tiongkok mengerahkan teknologi canggih untuk mengatasi banjir akibat jebolnya tanggul Danau Dongting.
Menurut koordinator tanggap darurat dan banjir setempat, drone, satelit, dan helikopter dikerahkan pada hari Sabtu(06/7) untuk mengendalikan situasi. Lebih dari 1.400 personel dari Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamat Komprehensif Nasional telah bergegas ke garis depan. Meskipun tugas utamanya adalah pasukan pemadam kebakaran, tim ini juga dilatih dan diperlengkapi untuk keadaan darurat lainnya, seperti banjir.
Perusahaan Teknik dan Konstruksi Nasional Tiongkok, juga dikenal sebagai China Anneng, mengirimkan 350 penyelamat tambahan dan 98 peralatan penting.
Untuk menjaga jaringan komunikasi, otoritas penyelamat negara mengerahkan dua drone sayap majemuk ke Kabupaten Huarong, wilayah yang paling terkena dampak pelanggaran tersebut. Anneng juga memanfaatkan satelit untuk memetakan area tersebut dan memantau situasinya. Selain itu, helikopter Mi-171 dan H125 telah tiba di lokasi dan sedang mempersiapkan tugas-tugas seperti pemantauan udara dan transportasi.
Selain itu kapal tanggap darurat "Changsha" juga membantu mendirikan tiang pancang untuk memperkuat area yang jebol akibat banjir dan untuk mengurangi erosi lebih lanjut. [CGTN]