Chengdu, Bharata Online - Ibu Negara Prancis, Brigitte Macron, melakukan kunjungan khusus kepada seorang teman lama di Chengdu, Tiongkok barat daya, pada hari Jumat (5/12). Ia singgah untuk melihat seekor panda jantan berusia delapan tahun yang lahir di Prancis tetapi kemudian dikembalikan ke Tiongkok.
Pertemuan bahagia ini terjadi setelah kunjungan kenegaraan tiga hari Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Tiongkok berakhir dengan mengharukan. Brigitte Macron menuju Pangkalan Penelitian Penangkaran Panda Raksasa Chengdu di Provinsi Sichuan untuk bertemu kembali dengan Yuan Meng (yang berarti "mewujudkan mimpi"), panda yang ia bantu beri nama setelah lahir di ZooParc de Beauval (Kebun Binatang Beauval) Prancis.
Orang tua Yuan Meng, Huan Huan, dan Yuan Zi, tiba di Prancis pada tahun 2012 di usia tiga tahun dengan status pinjaman 10 tahun dari Tiongkok. Pada tahun 2017, Huan Huan melahirkan anak kembar. Anak pertama mati tak lama setelah lahir, dan yang kedua diberi nama "Yuan Meng".
Ketika "Yuan Meng" kembali ke Tiongkok setelah menyelesaikan masa tinggalnya di Prancis pada Juli 2023, Ibu Negara Brigitte pergi ke bandara secara langsung untuk melepasnya dan menyatakan bahwa ia akan datang ke Tiongkok untuk melihatnya jika ada kesempatan.
Perjalanan ini adalah impiannya yang menjadi kenyataan. Setibanya di Pangkalan Penelitian Penangkaran Panda Raksasa Chengdu, Brigitte sangat peduli dengan kehidupan "Yuan Meng" di Tiongkok. Ia mengetahui dari staf bahwa "Yuan Meng" telah beradaptasi dengan sangat baik setelah kembali ke Tiongkok dan dirawat oleh para penangkar yang berdedikasi.
"Kami akan sangat senang jika panda dapat kembali ke Prancis di masa mendatang," ujar Ibu Negara Prancis.