BEIJING, Radio Bharata Online - Sebuah komunike pada hari Senin(12/8) menyebut, sumber daya hayati perairan di Lembah Sungai Yangtze Tiongkok telah mencatat peningkatan momentum pemulihan dalam beberapa tahun terakhir.
Komunike yang dirilis bersama oleh Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan dan tiga departemen terkait, mengatakan bahwa langkah-langkah perlindungan Sungai Yangtze yang menampilkan larangan penangkapan ikan telah mencapai kemajuan yang solid. Sementara sumber daya air terus pulih, keanekaragaman hayati makhluk air juga mengalami peningkatan, dan kondisi habitat makhluk tersebut secara umum stabil.
Namun, keragaman spesies satwa liar perairan di bawah perlindungan kunci negara masih relatif rendah, katanya, seraya menambahkan bahwa perlindungan spesies yang terancam punah tetap menjadi tugas yang berat.
Kementerian tersebut menjanjikan upaya penegakan hukum atas larangan penangkapan ikan, perlindungan spesies yang terancam punah, pemulihan habitat utama, dan pencegahan serta pengendalian spesies eksotik invasif.
Pada tahun 2021, larangan penangkapan ikan selama 10 tahun diberlakukan di perairan penting Sungai Yangtze untuk meningkatkan populasi makhluk air. [Shine]