Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan-perusahaan Tiongkok, kata Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok pada hari Kamis (19/12) di Beijing.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas paket sanksi ke-15 Uni Eropa (UE) terhadap Rusia yang baru saja dirilis, yang mencakup beberapa perusahaan dan individu Tiongkok.
"Uni Eropa telah melanjutkan dengan memasukkan perusahaan dan individu Tiongkok dalam paket sanksi ke-15 terhadap Rusia meskipun Tiongkok telah berulang kali melakukan tindakan keras dan pertentangan. Tiongkok sangat menyesalkan dan menentangnya dengan tegas. Tiongkok selalu menentang sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional dan otorisasi oleh Dewan Keamanan PBB. Tindakan Uni Eropa bertentangan dengan pemahaman bersama para pemimpin Tiongkok dan Uni Eropa, dan berdampak negatif pada hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-UE," ujar Jubir tersebut.
Ia pun menambahkan bahwa untuk menjaga situasi keseluruhan kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-UE dan memastikan stabilitas rantai industri dan rantai pasokan global, Tiongkok mendesak UE untuk segera menghentikan kesalahan dengan memasukkan perusahaan Tiongkok ke dalam daftar sanksinya, dan berhenti merusak kepentingan sah perusahaan Tiongkok.
Tiongkok akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan Tiongkok dengan tegas, katanya.