Menanggapi laporan tengah tahun yang dikeluarkan oleh pemerintah Inggris baru-baru ini terkait Hong Kong, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning di depan jumpa pers rutin yang diadakan hari Rabu kemarin (20/09) mengatakan, Tiongkok merasa sangat kecewa dan menenang tegas laporan tersebut, berbagai tipuan yang berniat mengacaukan Hong Kong pasti akan gagal.
Mao Ning menyatakan, laporan Inggris tersebut sepenuhnya memutarbalikkan fakta dan monoton, serta mencampuri urusan Hong Kong dan urusan dalam negeri Tiongkok, dengan serius melanggar prinsip hukum internasional dan norma dasar hubungan internasional, Tiongkok merasa sangat kecewa dan menentang tegas atas hal tersebut.
Mao Ning menyatakan, prestasi yang dicapai Hong Kong tidak boleh diragukan. Sejak Hong Kong kembali ke Tiongkok, Satu Negara Dua Sistem telah mencapai hasil yang diakui secara luas. Hong Kong aktif berpartisipasi dalam pembangunan nasional, dan terus memainkan peranannya sebagai jendela dan jembatan antara Daratan Tiongkok dengan dunia, ekonominya berkembang pesat, kedudukannya sebagai pusat moneter, pelayanan serta perdagangan internasional terus diperkokoh, sistem konstitusinya beroperasi stabil, dan keamanan nasionalnya pun terpelihara dengan baik. Pemerintahan Hong Kong oleh para patriot telah diimplementasikan, prospek pembangunan demokratisnya pun cemerlang.
Mao Ning menyatakan, Pernyataan Bersama Tiongkok-Inggris tidak boleh disalahgunakan. Inti dari pernyataan bersama tersebut ialah pemulihan pelaksanaan kedaulatan Hong Kong oleh Tiongkok, pihak Inggris tidak memiliki kedaulatan, hak pengelolaan serta pengawasan setelah Hong Kong kembali ke Tiongkok. Tindakan Tiongkok dalam mengelola Hong Kong berdasarkan hukum tidak boleh dikritik.
“Urusan Hong Kong sepenuhnya adalah urusan dalam negeri Tiongkok, dasar hukum pemerintah Tiongkok dalam mengelola Daerah Administrasi Hong Kong adalah Konstitusi Tiongkok dan UU Dasar Hong Kong. Penyusunan dan pelaksanaan UU Keamanan Nasional HK serta penyempurnaan sistem pemulihan HK dengan kuat mendorong transisi Hong Kong dari kekacauan ke pembenahan, dan memasuki tahap baru, yakni dari pembenahan ke kebangkitan.” Mao Ning menyatakan, penanganan berdasarkan hukum terhadap pelaku pelanggar UU Keamanan Nasional HK adalah tindakan adil pemerintah HK, juga merupakan tindakan yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan nasional, merupakan tindakan yang konstitusional dan legal, tidak boleh dikritik oleh siapa pun.
Pewarta : CRI