Beijing, Radio Bharata Online - Wakil Menteri Transportasi Tiongkok, Li Yang, pada hari Kamis (21/9) mengatakan Tiongkok sedang mempercepat pembangunan jaringan transportasi nasional yang modern, berkualitas tinggi dan komprehensif.

Berbicara dalam sebuah konferensi pers di Beijing, Li memberikan penjelasan singkat kepada media mengenai kemajuan pembangunan berkelanjutan dari sektor transportasi di Tiongkok.

Menurutnya, Tiongkok telah membuat kemajuan bersejarah dalam pembangunan transportasi, dengan jaringan transportasi yang lebih baik, kapasitas layanan transportasi yang lebih kuat dan kerja sama internasional yang lebih dalam.

"Jaringan transportasi nasional yang modern, berkualitas tinggi dan komprehensif terbentuk dengan lebih cepat. Tiongkok memiliki jaringan kereta api berkecepatan tinggi terbesar di dunia, jaringan jalan tol, jaringan pengiriman pos kilat, dan klaster pelabuhan kelas dunia. Jaringan transportasi komprehensif nasional yang direncanakan dengan 'enam poros utama, tujuh koridor dan delapan saluran' pada dasarnya telah terbentuk. Tiongkok adalah salah satu negara tersibuk di dunia dalam hal transportasi, dengan perputaran penumpang dan kargo kereta api, jalan raya, transportasi air dan penerbangan sipil serta throughput kargo pelabuhan yang berada di peringkat teratas di dunia," ujarnya, mengacu pada tujuan membangun jaringan transportasi tiga dimensi yang komprehensif.

Dengan mengutip data, Li mengilustrasikan beberapa hasil positif yang dicapai oleh Tiongkok dalam mempromosikan mobilitas hijau dan memperdalam kerja sama internasional.

"Pada akhir tahun lalu, tingkat elektrifikasi jalur kereta api di Tiongkok telah mencapai 73,8 persen. Ada lebih dari 540.000 bus energi baru di daerah perkotaan, lebih dari 300.000 taksi energi baru, dan lebih dari 800.000 kendaraan energi baru lainnya yang bergerak di bidang logistik perkotaan," katanya.

"Kereta barang Tiongkok-Eropa telah menjangkau lebih dari 200 kota di 25 negara. Jaringan transportasi jalan raya internasional kami telah menjangkau 21 negara tetangga. Kami memiliki rute air yang menjangkau lebih dari 100 negara dan wilayah. Tingkat aksesibilitas rute transportasi air Tiongkok menempati peringkat pertama di dunia. Penerbangan sipil memiliki penerbangan reguler dengan 64 negara, dan layanan pos kilat kami menjangkau lebih dari 220 negara dan wilayah," tambahnya.