Hangzhou, Bharata Online - Mengadopsi kecerdasan buatan (AI) dan teknologi ringan sangat penting bagi industri otomotif untuk mengejar pembangunan yang cerdas dan ramah lingkungan, kata Li Shufu, kepala perusahaan otomotif terkemuka Tiongkok, Geely Holding Group, kepada China Global Television Network (CGTN), dalam sebuah wawancara baru-baru ini di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang di Tiongkok Timur.

Li mengatakan AI akan membawa gelombang perubahan di seluruh industri otomotif dan perusahaan harus merangkul teknologi baru tersebut.

"Kecerdasan buatan menandai awal era baru dan kedatangan era baru ini akan memiliki dampak revolusioner yang luas pada semua industri. Dampaknya pada industri otomotif sama revolusionernya dan akan membawa perubahan mendasar. Ke depannya, mobil akan diproduksi oleh AI, dan seluruh rantai industri hulu dan hilir akan dikelola oleh AI. AI akan diterapkan pada penelitian dan pengembangan otomotif, produksi, manajemen rantai pasokan, saluran pemasaran, pelatihan talenta, dan operasi perusahaan secara keseluruhan. Ini menimbulkan tantangan yang sangat besar, namun kita harus merangkulnya, menghadapinya, dan mengambil bagian dalam gelombang AI. Teknologi dan AI harus sepenuhnya terintegrasi dengan industri otomotif," ujar Li.

Ia juga menekankan bahwa AI tidak boleh sepenuhnya menggantikan manusia dan upaya harus dilakukan untuk mencapai situasi saling menguntungkan.

"Saya percaya ada perbedaan mendasar antara manusia dan mesin. AI pada akhirnya dimaksudkan untuk melayani umat manusia, yang menurut saya harus ditegaskan dengan jelas. Oleh karena itu, kita perlu terus meninjau situasi yang kita hadapi seiring perkembangan teknologi AI dan penerapannya dalam skenario dunia nyata, untuk mencari cara mencapai koordinasi yang saling menguntungkan antara manusia dan AI," kata Li.

Mengenai transformasi hijau, Li mengatakan pembuatan kendaraan ringan sangat penting bagi industri otomotif untuk mengurangi emisi karbon dan konsumsi energi.

"Geely telah melakukan upaya terkait selama lebih dari dua dekade, dengan tim besar yang berdedikasi untuk penelitian. Kami tidak berniat untuk sepenuhnya berkomitmen pada produksi skala besar kendaraan listrik baterai lithium, karena kendaraan tersebut terlalu berat. Teknologi ringan sangat penting untuk pengembangan industri otomotif. Semakin berat kendaraan, semakin banyak energi yang dikonsumsinya. Oleh karena itu, penghematan energi dan pengurangan emisi berhubungan langsung dengan berat kendaraan," tutur Li.

Li juga mengatakan bahwa peningkatan kapasitas produksi yang tidak efisien sangat penting bagi perusahaan besar seperti Geely.

"Setiap perusahaan memiliki situasi uniknya masing-masing. Adapun Geely, yang telah mencapai skala yang cukup besar, tidak dapat lagi secara membabi buta mengejar ekspansi. Oleh karena itu, fokus kami saat ini pada dasarnya adalah pada integrasi sumber daya dan alokasi optimal. Kami berkomitmen untuk merevitalisasi kapasitas produksi yang tidak efisien melalui integrasi dan koordinasi untuk melepaskan vitalitas dan momentum baru. Kami juga menjajaki cara untuk memperkuat kerja sama dan koordinasi untuk mengejar pembangunan bersama. Inilah yang sedang kami lakukan sekarang, dan hasilnya bagus. Inilah yang diantisipasi dan dituntut oleh Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok. Kami akan terus maju dengan implementasi yang solid untuk menerjemahkan rencana tersebut menjadi hasil yang nyata," jelas Li.