BEIJING, Radio Bharata Online - Tengchong di Provinsi Yunnan, Tiongkok Barat Daya akan membentuk zona kontrol perbatasan, untuk secara efektif mencegah dan memerangi penipuan telekomunikasi yang berasal dari Myanmar.  Untuk itu Tiongkok meningkatkan upaya untuk menindak penipuan telekomunikasi dan kejahatan transnasional, serta memperkuat kerja sama dengan negara-negara tetangga.

Menurut akun resmi pemerintah Tengchong pada hari Selasa, kampanye ini akan dimulai dari 1 Oktober hingga 31 Desember.

Para ahli mengatakan, jika kejahatan ini tidak dikendalikan situasinya akan memburuk dengan cepat, dan membawa risiko yang tidak perlu bagi Tiongkok dan negara-negara di Asia Tenggara.

Orang dan kendaraan yang memasuki zona pengawasan perbatasan, akan didata  dan diperiksa.

Tujuan pembentukan zona tersebut adalah untuk menerapkan manajemen rahasia, terhadap personel dan kendaraan yang memasuki zona tersebut, membatasi orang-orang yang tidak berkepentingan memasuki zona tersebut, mengurangi kemungkinan penyelundupan manusia melintasi perbatasan, dan mengantisipasi kejahatan telekomunikasi di perbatasan Myanmar.

Individu dan kendaraan yang memasuki zona pengawasan perbatasan tanpa izin, akan diberitahukan dan ditangani oleh kantor pertahanan perbatasan.

Menurut Biro Keamanan Publik Kota Beijing pada hari Rabu, sejak diluncurkannya tindakan keras keamanan publik pada tanggal 25 Juni, keamanan publik Beijing telah menindak lebih dari 16,000 kasus dari berbagai jenis.

Sejauh ini sebanyak lebih dari 4.500 kasus penipuan telekomunikasi dan internet telah ditangani, dan lebih dari 60 sarang kriminal dihancurkan.  Secara khusus, 132 tersangka yang terlibat dalam pemerasan obrolan sexual dan penipuan telekomunikasi, dikawal kembali ke Tiongkok, sehingga menciptakan efek jera yang kuat. (Global Times)