Paris, Bharata Online - Menjelang kunjungan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Tiongkok, Brice Lalonde, mantan Menteri Lingkungan Hidup Prancis, menyerukan penguatan kerja sama antara Tiongkok dan Prancis dalam membangun pasar karbon global.

Macron akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok pada 3-5 Desember 2025 atas undangan Presiden Xi Jinping. Kunjungan ini menandai kunjungan keempatnya ke Tiongkok, dan merupakan balasan atas kunjungan kenegaraan Presiden Xi ke Prancis tahun lalu, sekaligus menandai 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Dalam wawancara dengan China Global Television Network (CGTN), Lalonde menyampaikan harapannya untuk pertemuan tingkat tinggi tersebut.

"Untuk memperkuat kerja sama internasional, kita sangat perlu membangun pasar kredit karbon global. Seperti Eropa, Tiongkok sudah memiliki pasar karbon domestiknya sendiri. Jika kita dapat membangun pasar karbon global yang andal dan teregulasi dengan baik, respons kita terhadap tantangan iklim akan menjadi jauh lebih efisien," ujar Lalonde.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kolaborasi antara Paris dan Beijing akan membantu mempercepat kemajuan menuju sistem kredit karbon global yang terpadu dan terverifikasi.

"Menurut pandangan saya, akan sangat bermanfaat bagi Prancis dan Tiongkok untuk bekerja sama memajukan terciptanya pasar karbon global yang sesungguhnya dan sistem kredit karbon yang ketat dan terverifikasi. Saya yakin kita harus memulai diskusi dengan Tiongkok mengenai hal ini dan bersama-sama mendorong pembentukan pasar kredit karbon global," ujarnya.