Beijing, Bharata Online - Tahun Baru Imlek 2026, yang merupakan Tahun Kuda, membawa makna keberuntungan yang beresonansi dengan hati rakyat Palestina, kata Duta Besar Palestina untuk Tiongkok, Jawad Mohammed Qutish Awad, di Beijing.

Tahun ini menandai Festival Musim Semi pertama yang dirayakan Jawad di Tiongkok sejak menjabat, dengan ia dan anggota keluarganya menyambut perayaan tersebut bersama staf kedutaan.

Dalam wawancara eksklusif dengan China Media Group (CMG), Jawad menyatakan bahwa kuda melambangkan kekuatan dan kemajuan dalam budaya Tiongkok, yang membuatnya penuh percaya diri untuk Tahun Kuda.

"Festival Musim Semi adalah festival tradisional yang sangat penting di Tiongkok, yang mencerminkan kohesi sosial dan penghormatan terhadap nilai-nilai keluarga dan tradisi. Nilai-nilai ini juga sangat diakui oleh rakyat Palestina. Kuda melambangkan kekuatan, kemajuan, dan semangat untuk terus maju menuju masa depan dalam budaya Tiongkok. Makna-makna ini dekat dengan hati rakyat Palestina dan sangat sesuai dengan budaya Palestina dan Arab, yang bertujuan untuk memperkuat ikatan keluarga, mempromosikan semangat ketahanan dan perjuangan, serta bergerak menuju tahap baru dengan sikap bertanggung jawab dan optimis," ujar Dubes tersebut.

Jawad memuji dukungan teguh Tiongkok terhadap perjuangan Palestina dan peran bertanggung jawabnya dalam mendorong keadilan dan perdamaian di kawasan tersebut.

"Selama setahun terakhir, hubungan Palestina-Tiongkok telah mengalami kemajuan signifikan di tingkat politik dan diplomatik, terutama tercermin dalam dukungan tegas Presiden Tiongkok Xi Jinping terhadap rakyat Palestina, khususnya pengumuman Tiongkok tentang pemberian 100 juta dolar AS (sekitar 1,7 triliun rupiah) untuk mendukung upaya rekonstruksi di Gaza. Kedua pihak terus memperkuat komunikasi dan koordinasi politik," katanya.

"Tiongkok selalu teguh mendukung hak-hak sah rakyat Palestina dan mempromosikan solusi dua negara sesuai dengan resolusi legitimasi internasional. Pentingnya pencapaian ini terletak pada kenyataan bahwa hal tersebut menunjukkan kemitraan yang berprinsip antara kedua pihak dan mencerminkan komitmen bertanggung jawab Tiongkok dalam memajukan keadilan, perdamaian, dan stabilitas di kawasan tersebut," tutur Jawad.

Duta Besar tersebut menyatakan keyakinannya untuk semakin meningkatkan hubungan bilateral antara Tiongkok dan Palestina pada tahun 2026.

"Selama tahun lalu, kami benar-benar merasakan bahwa Tiongkok telah memasuki tahap baru dalam proses pembangunannya. Terutama setelah penyelenggaraan sidang pleno keempat Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok ke-20 (pada Oktober 2025) yang sukses, arah strategis penting yang dikemukakan mencerminkan penekanan Tiongkok pada pembangunan berkualitas tinggi dan stabil. Kami berharap dapat terus mengkonsolidasi dan meningkatkan hubungan bilateral pada tahun 2026, memungkinkan hubungan tersebut berkembang ke tingkat yang lebih tinggi dan di bidang yang lebih luas, sesuai dengan definisi kemitraan strategis kami," ungkapnya.

Tahun ini menandai peringatan 70 tahun berdirinya hubungan diplomatik antara Tiongkok dan negara-negara Arab. KTT Tiongkok-Negara-negara Arab kedua juga akan diadakan di Beijing akhir tahun ini.

Jawad mengatakan bahwa ia percaya hal tersebut akan memberikan momentum untuk memperdalam kerja sama dalam hubungan Tiongkok-Palestina dan Tiongkok-Arab.

"Palestina sepenuhnya mendukung KTT Negara-Negara Arab-Tiongkok kedua yang akan diadakan di Beijing (pada tahun 2026), ibu kota Tiongkok, dan menganggapnya sebagai kesempatan penting untuk memperdalam kerja sama Arab-Tiongkok, dan memperkuat kolaborasi antara kedua belah pihak di bidang-bidang seperti pembangunan, peningkatan kapasitas, perawatan kesehatan, pendidikan, dan pertukaran budaya, untuk lebih menguntungkan rakyat kedua negara," ujarnya.

Festival Musim Semi, yang jatuh pada tanggal 17 Februari atau Selasa tahun ini, menandai dimulainya Tahun Baru Imlek. Tahun Baru Imlek 2026 adalah Tahun Kuda, hewan ketujuh dari 12 hewan dalam zodiak Tiongkok.