Urumchi, Bharata Online - Sebanyak 1 juta perjalanan ke dan dari Tiongkok telah tercatat di Bandara Internasional Urumqi Tianshan di Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, Tiongkok barat laut, hingga Kamis (20/11), menandai peningkatan 64 persen dari tahun ke tahun, menurut Stasiun Inspeksi Perbatasan Urumqi dari Stasiun Umum Inspeksi Perbatasan Masuk-Keluar Xinjiang.
Sebuah penerbangan dari Bishkek, ibu kota Kirgistan, mendarat dengan selamat di bandara tersebut pada Kamis (20/11) sore. Seorang penumpang asal Kirgistan, Tilekova Serga, menjadi penumpang ke-1 juta di bandara tersebut yang melakukan perjalanan lintas batas tahun ini.
"Saya terkejut menjadi penumpang ke-1 juta yang melakukan perjalanan lintas batas tahun ini di Bandara Internasional Urumqi Tianshan. Saya dari Kirgistan dan akan menuju Guangzhou. Saya suka semua yang ada di sini. Terima kasih banyak," ujar Serga.
"Saat ini, bandara ini mengoperasikan 24 rute penumpang internasional ke 17 negara dan wilayah, termasuk Rusia, Kazakhstan, Georgia, dan Uzbekistan. Terdapat 151 penerbangan penumpang internasional per minggu dan rata-rata lebih dari 3.000 pengunjung diperiksa setiap hari," ujar Feng Chao, Staf Stasiun Inspeksi Perbatasan Urumqi.
Data menunjukkan bahwa bandara itu telah mencatat kedatangan dan keberangkatan penumpang dari 102 negara dan wilayah sepanjang tahun ini, dengan jumlah wisatawan mancanegara mencapai 261.000, naik 35,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Di antara mereka, 98.000 wisatawan memasuki Tiongkok dengan kebijakan bebas visa, yang menunjukkan peningkatan sebesar 57,7 persen.
Pada 1 Desember 2023, Tiongkok mulai menerapkan uji coba kebijakan bebas visa masuk unilateral bagi pemegang paspor biasa dari Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Spanyol, dan Malaysia. Kebijakan ini kemudian diperluas ke lebih banyak negara dan diperpanjang durasinya beberapa kali.