Forum Tiongkok dan Globalisasi ke-9 digelar di Beijing pada tanggal 20 dan 21 September. Dalam pertemuan meja bundar “Dialog Tiongkok, AS, UE dan Iklim Global untuk Abad ke-21 yang Berkelanjutan”, Utusan Khusus Tiongkok untuk Urusan Iklim, Xie Zhenhua, mengimbau negara terkait untuk tidak mempolitisasi kerja sama teknologi industri energi baru. Hendaknya menghapuskan hambatan perdagangan, dan mendorong pengaturan energi terbaruka di negaranya sendiri bakan seluruh dunia dengan lebih baik.

Pada akhir tahun ini, Konferensi Perubahan Iklim PBB ke-28 akan diadakan di Dubai. Dalam konferensi itu, para penandatangan akan untuk pertama kalinya meninjau implementasi Perjanjian Paris, serta menemukan kesenjangan keseluruhan antara tindakan dan tujuan. Xie Zhenhua menyatakan, peninjauan kembali tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kemajuan aksi para pihak, menemukan kesulitan dan permasalahan, kemudian meningkatkan kerja sama internasional.

Duta Besar Uni Eropa (UE) untuk Tiongkok, Jorge Toledo Albinana menyatakan, isu perubahan iklim sedang menjadi semakin serius, sedangkan aksi berbagai negara masih belum maksimal. Ia juga menganggap bahwa UE, Tiongkok dan AS seharusnya meningkatkan kerja sama.

Pewarta : CRI