Paris, Radio Bharata Online - Tiongkok siap bekerja sama dengan Prancis dan negara-negara lain di dunia untuk bergerak maju bergandengan tangan meski diterpa angin dan hujan, dan bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik, kata Presiden Xi Jinping di Paris pada hari Senin (6/5).
Xi menyampaikan hal itu dalam sebuah konferensi pers bersama dengan mitranya dari Prancis, Emmanuel Macron, setelah melakukan pembicaraan dengan kedua pemimpin tersebut.
"Tahun ini menandai ulang tahun ke-75 berdirinya Republik Rakyat Tiongkok. Setelah 75 tahun kerja keras, perubahan luar biasa telah terjadi di negara ini dan kehidupan masyarakatnya. Namun, satu hal yang tidak pernah berubah, yaitu sifat perdamaian dan kebaikan, hubungan yang berpikiran luas dan inklusif, serta mengejar keadilan dan kejujuran. Hal ini berakar pada lebih dari 5.000 tahun peradaban Tiongkok dan tumbuh di dalam jiwa rakyat Tiongkok. Tiongkok siap bekerja sama dengan Prancis dan negara-negara lain di dunia untuk mengembangkan hubungan persahabatan dan kerja sama atas dasar saling menghormati, bergerak maju bergandengan tangan meski diterpa angin dan hujan, dan bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik," kata Xi.
"Hubungan Prancis-Tiongkok kaya akan sejarah, dan menampilkan rasa saling menghormati dan saling percaya. Saya percaya bahwa hubungan ini dapat memainkan peran yang berguna di luar hubungan bilateral, dan untuk sebagian besar, mendorong hubungan Uni Eropa-Tiongkok dan stabilitas dunia. Yang Mulia Presiden, saya ingin mengucapkan terima kasih sekali lagi atas kunjungan kenegaraan Anda yang ketiga ke Prancis, yang sangat penting pada saat yang sensitif dalam situasi global," kata Macron.
Xi tiba di Paris pada hari Minggu (5/5) untuk kunjungan kenegaraan ke Prancis atas undangan Macron. Ini adalah kunjungan kenegaraan kedua oleh kepala negara Tiongkok ke Prancis dalam lima tahun terakhir dan bertepatan dengan peringatan 60 tahun berdirinya hubungan diplomatik kedua negara.