Beijing, Bharata Online - Jajak pendapat terbaru China Global Television Network (CGTN) menunjukkan bahwa masyarakat di seluruh dunia mendukung kerja sama yang lebih kuat antara Tiongkok, Prancis, dan negara-negara Eropa lainnya untuk bersama-sama mengatasi tantangan global.
Survei daring CGTN tersebut menarik tanggapan dari lebih dari 8.300 peserta di lima platform bahasa dalam 24 jam.
Mayoritas responden mengatakan Tiongkok dan Prancis - keduanya anggota tetap Dewan Keamanan PBB - harus bersama-sama menjaga tatanan internasional pascaperang dan membantu memimpin upaya global dalam menghadapi tantangan bersama.
Tujuh puluh lima persen responden mendukung kerja sama ekonomi yang lebih kuat dalam menghadapi risiko eksternal. Hampir 78 persen responden percaya bahwa perluasan kolaborasi berdasarkan rasa saling menghormati dan saling menguntungkan akan meningkatkan hubungan bilateral dan membentuk lanskap global secara positif.
Jajak pendapat ini juga menunjukkan dukungan luas untuk kerja sama Tiongkok-Eropa yang lebih erat. Lebih dari 86 persen responden mengatakan bahwa pembangunan berkualitas tinggi Tiongkok dan keterbukaan yang berkelanjutan akan menciptakan peluang baru bagi Eropa.
Dengan tahun 2025 yang menandai peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Tiongkok-Uni Eropa, 92 persen responden mengatakan negara-negara Eropa harus mengembangkan pemahaman yang jelas dan objektif tentang Tiongkok. Sekitar 76 persen responden berpendapat bahwa kerja sama lebih penting daripada persaingan, dan konsensus lebih diutamakan daripada perbedaan.
Lebih dari 92 persen berpendapat bahwa kedua belah pihak harus menjunjung tinggi multilateralisme sejati, menjunjung tinggi Piagam PBB, dan bekerja sama menghadapi tantangan global.