HONG KONG, Radio Bharata Online - Jumlah perusahaan Tiongkok yang ekspansi ke luar negeri dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya, mencapai angka tertinggi dalam sejarah.  Ekspansi tersebut terus berlangsung meskipun beberapa media Barat memberitakan laporan negatif mengenai perekonomian Tiongkok.

Tabloid Mingguan Yazhou Zhoukan yang berbasis di Hong Kong, pada hari Minggu melaporkan, bahwa perusahaan-perusahaan Tiongkok tetap pergi ke luar negeri, ditengah tarif tinggi dan berbagai sanksi diberlakukan oleh Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan kemampuan inovatif dan kesadaran risiko Tiongkok yang kuat, menciptakan ruang komersial baru, dan mewakili daya saing nasional Tiongkok yang kuat.

Menurut laporan tersebut, platform e-commerce lintas batas Tiongkok sangat menarik bagi konsumen asing. Kemampuan manajemen digital dan rantai industrinya yang lengkap, dapat memangkas biaya dengan menghilangkan perantara, sehingga memberikan harga yang lebih terjangkau kepada konsumen.

Di pasar global, proses digital ini membantu industri manufaktur Tiongkok berkembang, dan mendapatkan kehadiran yang lebih besar, baik di negara-negara berkembang maupun maju.

Laporan itu menyebutkan, perusahaan-perusahaan Tiongkok yang melakukan ekspansi ke luar negeri juga mempunyai keunggulan di bidang teknologi. Selain keunggulan dalam perangkat keras, perangkat lunak Tiongkok juga berhasil mengesankan dunia.

Artikel Yazhou Zhoukan tersebut, mengambil contoh perusahaan katering Tiongkok, yang mengatakan bahwa mereka mengandalkan teknik digital mulai dari rantai pasokan, hingga layanan terdepan agar tetap kompetitif. Beberapa dari perusahaan tersebut, telah memasuki pasar kelas atas di Eropa dan Amerika Serikat. (gov.cn)