Beijing, Radio Bharata Online - Setelah melakukan investigasi menyeluruh di seluruh negeri, seorang anggota Komite Nasional Konferensi Konsultatif Politik Rakyat Tiongkok (Chinese People's Political Consultative Conference/CPPCC) telah menemukan titik masalah bagi tenaga kerja produktif baru, yakni ketidakcukupan dalam teknologi generik utama.
Kekuatan produktif baru berarti produktivitas tingkat lanjut yang terbebas dari model pertumbuhan ekonomi tradisional. Hal ini menampilkan teknologi tinggi, efisiensi tinggi, dan kualitas tinggi serta selaras dengan filosofi pembangunan baru Tiongkok.
Anggota Komite Nasional CPPCC, Qiao Hong, juga menjabat sebagai Direktur Laboratorium Utama Sistem Kecerdasan Buatan Multimodal Tiongkok.
Dengan menaruh perhatian besar pada teknologi AI dan robot selama bertahun-tahun, ia telah memutuskan untuk memberikan saran konstruktif dalam memperkuat teknologi generik utama untuk kekuatan produktif baru pada "Dua Sesi" mendatang.
Tepat setelah Festival Musim Semi, Qiao mengunjungi Pusat Inovasi Industri Robot Zhongguancun di Beijing untuk melakukan investigasi. Pusat ini telah berdiri selama lebih dari tiga tahun, mengumpulkan lebih dari 30 perusahaan robot.
"Kami mengunjungi beberapa pusat sains dan inovasi. Mereka memiliki banyak perusahaan. Namun, di satu sisi, ketika sebuah perusahaan mencoba melakukan sesuatu, mereka sering tidak memiliki cadangan teknis yang cukup. Sementara di sisi lain, kurangnya komunikasi di antara perusahaan," kata Qiao.
Selama setahun terakhir, setelah menyelidiki lebih dari selusin provinsi dan kota, Qian menemukan bahwa menghubungkan rantai inovasi dengan rantai industri, serta memberikan peran penuh pada keefektifan badan utama produksi, studi, penelitian, dan aplikasi adalah cara yang signifikan untuk memfasilitasi pengembangan industri dan menumbuhkan kekuatan produktif baru.
"Sektor baru, model baru, dan energi baru adalah inti dari kekuatan produktif baru. Untuk benar-benar memanfaatkan produktivitas tersebut, mencapai inovasi awal dari dunia akademis hingga penerapan teknik yang sebenarnya di industri adalah masalah penting," kata Qiao.
Teknologi inti utama merupakan faktor penting apakah pencapaian inovasi ilmiah dan teknologi yang orisinil dan disruptif dapat diterapkan pada sektor-sektor tertentu pada waktunya.
"Saya berharap pemerintah dapat memandu para peneliti dan teknisi sains dari perspektif institusional untuk lebih fokus pada teknologi inti utama. Dengan teknologi-teknologi krusial seperti itu, perkembangan akademisi dan industri akan menyuntikkan energi baru ke dalam kekuatan-kekuatan produktif yang baru," ujar Qiao.
"Dua Sesi" mengacu pada pertemuan tahunan Kongres Rakyat Nasional (KRN), badan legislatif tertinggi di Tiongkok, dan Komite Nasional CPPCC.
"Dua Sesi" ini sangat penting dalam kalender politik Tiongkok, dengan pemerintah pusat akan menyampaikan laporan kerja yang biasanya mengulas pencapaian di masa lalu dan menetapkan target pembangunan untuk tahun ini dan selanjutnya. Ribuan legislator nasional dan penasihat politik akan meninjau dan mendiskusikan laporan tersebut, serta laporan dari badan legislatif nasional, pengadilan tinggi dan kejaksaan tinggi.
Sesi kedua KRN ke-14 dijadwalkan akan dibuka pada tanggal 5 Maret 2024, sementara sesi kedua Komite Nasional CPPCC ke-14 akan dimulai pada tanggal 4 Maret 2024.