Lhasa, Radio Bharata Online - Semangat meriah Tahun Baru Imlek melanda kota Lhasa, ibu kota Daerah Otonomi Xizang di barat daya Tiongkok. Masyarakat berduyun-duyun datang ke pasar malam untuk memborong berbagai macam barang untuk memeriahkan perayaan tersebut, mengisi udara dataran tinggi yang dingin dengan energi yang terasa dan kegembiraan musim yang hangat.

Pasar Barkhor Street, salah satu pasar terbesar di Lhasa, adalah pesta untuk indra, menampilkan kaleidoskop barang dan makanan lezat yang menarik banyak orang dari dekat dan jauh. Di antara berbagai penawaran yang semarak, Kase menonjol-kue goreng lokal yang terbuat dari jelai dataran tinggi, tepung, dan gula, menambahkan percikan warna dan rasa ke pasar yang meriah.

Lantai tiga pasar Barkhor Street adalah surga kuliner, di mana udaranya kaya akan aroma manisan, buah-buahan kering, dan permen susu khas Tibet. Menara gula berbentuk teratai menambah kesan manis pada suasana liburan, membuat pasar ini menjadi surga bagi para pengunjung festival.

Pasar ini juga berfungsi sebagai pintu gerbang menuju cita rasa internasional, berkat perdagangan perbatasan yang berkembang pesat. Dengan 15 titik perdagangan tradisional yang kembali beroperasi sejak tahun 2023, para pedagang telah mendatangkan beragam barang dari luar negeri.

"Sebagian besar komoditas di toko ini berasal dari Nepal. Mereka diimpor melalui Pelabuhan Gyirong. Ongkos angkut udara sangat mahal. Tahun ini, kami mengangkutnya dengan kendaraan dengan ongkos angkut yang lebih murah," ujar seorang pemilik toko di Jalan Barkhor.