Beijing, Bharata Online - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, mengatakan pada hari Senin (2/3) bahwa Selat Hormuz dan perairan sekitarnya merupakan jalur perdagangan internasional yang penting untuk barang dan energi, dan mendesak pihak-pihak terkait untuk segera menghentikan operasi militer guna mencegah peningkatan ketegangan lebih lanjut.

Mao menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers harian di Beijing sebagai tanggapan atas pertanyaan media tentang serangan militer terhadap Iran yang dilancarkan bersama oleh Amerika Serikat dan Israel.

Pada hari Sabtu (28/2), media Iran melaporkan bahwa Korps Garda Revolusi Islam telah menutup Selat Hormuz untuk pelayaran tak lama setelah dimulainya serangan AS-Israel terhadap Republik Islam Iran, dan menyatakan jalur air minyak dan gas vital tersebut tidak aman karena serangan AS dan Israel.

"Selat Hormuz dan perairan sekitarnya merupakan jalur perdagangan internasional yang penting untuk barang dan energi, dan menjaga keamanan dan stabilitas kawasan ini melayani kepentingan bersama komunitas internasional. Tiongkok mendesak semua pihak untuk segera menghentikan operasi militer guna menghindari peningkatan ketegangan lebih lanjut, dan mencegah ketidakstabilan regional berdampak lebih besar pada pembangunan ekonomi global," ujar Mao.