JIANGSU, Bharata Online - Pengawasan ketat dari regulator tertinggi Tiongkok, atas informasi yang menyesatkan atau manipulasi pasar, diharapkan dapat menciptakan lingkungan pasar yang lebih jernih dan sehat, sekaligus melindungi kepentingan investor, dan memfasilitasi masuknya modal jangka panjang.

Para ahli menyebutkan, denda sebesar 13 juta yuan (31,8 miliar rupiah), yang dikenakan kepada Shuangliang Eco-Energy Systems Co Ltd yang berbasis di provinsi Jiangsu, sebagai contoh terbaru.

Perusahaan tersebut dikenai sanksi karena memanfaatkan topik hangat di kalangan pelaku pasar — ​​industri penerbangan komersial, dan merilis pernyataan yang menyesatkan, yang memengaruhi penilaian investor.

Kantor Komisi Regulasi Sekuritas Tiongkok di Jiangsu pada hari Minggu melaporkan, selama jam perdagangan tanggal 12 Februari, Shuangliang menerbitkan sebuah artikel di akun WeChat resminya, yang menyatakan bahwa mereka memasok produk ke perusahaan penerbangan luar angkasa SpaceX. Hal ini membantu harga sahamnya melonjak hingga batas harian 10 persen.

Namun, setelah penutupan pasar, perusahaan dengan cepat mengeluarkan klarifikasi, menyatakan bahwa pesanan yang terlibat hanya menyumbang 0,11 persen dari pendapatannya, dan bahwa Shuangliang adalah pemasok tidak langsung non-eksklusif, untuk perusahaan yang berbasis di AS tersebut.

Harga saham Shuangliang turun hingga batas harian 10 persen pada hari perdagangan berikutnya.

Regulator menetapkan, bahwa Shuangliang gagal mengungkapkan informasi kunci secara akurat dan lengkap dalam cerita WeChat, sehingga melanggar beberapa pasal dalam Undang-Undang Sekuritas Tiongkok. Akibatnya, perusahaan, sekretaris dewan, dan kepala humasnya semuanya telah dikenai sanksi denda.

Regulator telah menerapkan pengawasan yang lebih ketat, terhadap praktik menumpang pada topik hangat, atau membesar-besarkan konsep. 

Belakangan ini, memang banyak perusahaan telah menggembar-gemborkan konsep-konsep di bidang-bidang yang sedang ramai dibicarakan di pasar modal, seperti penerbangan komersial, kecerdasan buatan, antarmuka otak-komputer, dan chip. (Sumber: China Daily)