Sanya, Bharata Online - Serangkaian kegiatan untuk merayakan ulang tahun ke-50 hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Thailand diluncurkan di Paviliun Thailand pada Festival Film Internasional Pulau Hainan ke-7 atau Hainan Island International Film Festival (HIIFF) di Kota Sanya pada hari Jumat (5/12) lalu.

Mulai dari bioskop terbuka hingga diskusi industri, acara tersebut menunjukkan bagaimana film menjembatani budaya dan mendorong kolaborasi baru antara kedua negara.

"Ini pertama kalinya saya di Festival Film Internasional Pulau Hainan. Saya sangat senang dapat membawa banyak perusahaan film untuk bergabung dalam festival ini. Kita akan memiliki kerja sama yang baik antara Thailand dan Tiongkok di masa depan," kata Pranisa Thakrajang, Direktur Divisi Promosi Budaya Kreatif di Departemen Promosi Kebudayaan Thailand.

"Saya telah bekerja dengan Tencent, bekerja dengan pembuat film Tiongkok. Mereka cepat, sangat teliti, dan sangat berbakat. Ini adalah kesempatan terbuka bagi negara lain untuk bergabung, dan ini adalah pintu gerbang untuk bertemu dengan orang-orang industri di Tiongkok," ujar Sutradara Film Thailand, Chookiat Sakveerakul.

Paviliun Thailand pertama di HIIFF dirancang sebagai pameran lengkap ekosistem film negara tersebut. Mulai dari Kantor Film Thailand hingga 14 perusahaan produksi, animasi, dan jasa lokasi terkemuka, paviliun ini menyoroti setiap tahapan pembuatan film - menekankan kesiapan Thailand untuk berkolaborasi.

"Tiongkok memiliki pasar yang besar, dan saya datang ke Hainan karena saya menginginkan investor dan mitra untuk syuting di Thailand," kata Phasit Wacharatham, Kepala Eksekutif Perusahaan Produksi yang Berbasis di Thailand, Locman Film.