Anggota Politbiro Komite Sentral PKT merangkap Direktur Kantor Urusan Luar Negeri Komite Sentral PKT Wang Yi, hari Selasa kemarin (26/9) di Beijing mengadakan pertemuan dengan bakal Presiden Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP28) Dubai, Sultan Al Jaber, yang juga Utusan Khusus Uni Emirat Arab (UEA) untuk Perubahan Iklim. 

Wang Yi memperkenalkan gagasan dan praktik Tiongkok dalam mempertahankan pembangunan berkelanjutan hijau, dan menyatakan bahwa Tiongkok adalah pemrakarsa sekaligus aktivis untuk menangani perubahan iklim. Tiongkok dengan sekuat tenaga mendukung pihak UEA menyelenggarakan COP28 di Dubai, serta bersedia memelihara konsultasi dan kerja sama dengan pihak UEA, menjamin agar KTT dapat mencapai hasil yang positif. 

Sultan Al Jaber menyatakan, UEA mengapresiasi gagasan pembentukan komunitas senasib sepenanggungan umat manusia yang diajukan Presiden Xi, dan menilai tinggi kontribusi penting yang telah dilakukan Tiongkok dengan pembangunan berkelanjutan global. UEA berharap dapat bergandengan tangan dengan Tiongkok mendorong KTT mencapai kesuksesan historis. 

Pada hari yang sama, Wang Yi menemui Mantan Menteri Keuangan Amerika Serikat, selaku Presiden Institut Paulson, Henry Paulson di Beijing. 

Wang Yi menyatakan, hubungan Tiongkok-AS yang terjerumus pada titik terendah tidak sesuai dengan kepentingan rakyat kedua negara, tidak sesuai dengan harapan masyarakat internasional, dan tidak sesuai dengan arus perkembangan zaman. Diharapkan, AS dapat mengarahkan kembali kebijakannya terhadap Tiongkok ke jalur pragmatis yang rasional, mengambil tindakan yang riil, memperpanjang daftar positif, memperpendek daftar negatif, serta bersama dengan Tiongkok, menjajaki cara bergaul antar dua negara besar yang damai. 

Paulson menyatakan, pihaknya menyambut baik pemulihan dan pemeliharaan dialog antara AS dan Tiongkok beberapa waktu belakangan ini. Kedua pihak seharusnya menemukan cara bergaul yang tepat, membangun rasa saling percaya, serta mendorong hubungan AS-Tiongkok berkembang mantap dan membaik. Institut Paulson akan terus memainkan peranan positifnya untuk mendorong peningkatan konsultasi dan pertukaran antara AS dan Tiongkok. 

Pewarta : CRI