Chongqing, Bharata Online – Wakil Ketua Mahkamah Agung RI, Suharto, S.H., M.Hum, mengatakan kerja sama hukum antara ASEAN dan Tiongkok telah membantu ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini menyelaraskan hukum domestiknya dengan standar regional, meningkatkan digitalisasi pengadilan niaga, dan semakin meningkatkan daya saing.
Berbicara dengan CGTN di sela-sela Forum Kerja Sama Hukum Tiongkok-ASEAN ketujuh yang berakhir pada hari Sabtu di kota Chongqing, Tiongkok barat daya, Suharto mengatakan kemajuan kerja sama hukum telah substansial, berkembang dari dialog menjadi kolaborasi yang lebih praktis.
"Kerangka kerja seperti Protokol Peningkatan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-Tiongkok telah memberikan aturan yang lebih jelas tentang perdagangan, investasi, dan kekayaan intelektual. Prediktabilitas ini mengurangi risiko bagi bisnis dari kedua belah pihak, membuat mereka lebih percaya diri untuk berinvestasi dan memperluas operasi," ujarnya.
Forum dua hari tersebut dihadiri oleh lebih dari 140 pakar hukum dari ASEAN dan negara-negara tetangga dengan tujuan meningkatkan kerja sama dalam fasilitasi perdagangan, perlindungan kekayaan intelektual, penegakan hukum, dan kolaborasi peradilan, sehingga dapat membangun komunitas Tiongkok-ASEAN yang lebih erat dengan masa depan bersama.
Indonesia berkomitmen pada kerja sama hukum regional untuk lebih mengoptimalkan lingkungan komersialnya di bawah supremasi hukum, menurut Suharto.
"Sebagai ekonomi terbesar di ASEAN, Indonesia memandang implementasi dokumen kerja sama regional bukan sekadar kewajiban, melainkan keharusan strategis untuk meningkatkan daya saing dan berintegrasi lebih dalam ke dalam ekonomi global. Pendekatan kami sistematis dan konkret—harmonisasi legislatif dan regulasi, penguatan kapasitas kelembagaan dan pengadilan khusus, promosi penyelesaian sengketa alternatif (ADR), serta keterlibatan aktif dan berwawasan ke depan. Rencana Indonesia bersifat holistik: mereformasi hukum, memperkuat peradilan, mempromosikan ADR, dan terlibat secara proaktif. Kami yakin bahwa melalui upaya nasional yang terpadu ini, kami tidak hanya akan mengoptimalkan lingkungan komersial kami sendiri, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap ketahanan dan kesejahteraan seluruh komunitas ASEAN-Tiongkok," ujarnya.