New York, Bharata Online - Tiongkok siap bekerja sama dengan semua pihak untuk berupaya membantu Afghanistan mencapai stabilitas, pembangunan, dan kemakmuran yang berkelanjutan, kata Fu Cong, Perwakilan Tetap Tiongkok untuk PBB, saat menghadiri pertemuan Dewan Keamanan pada hari Senin (16/3) di New York.
Dewan Keamanan PBB memperpanjang mandat Misi Bantuan PBB di Afghanistan atau UN Assistance Mission in Afghanistan (UNAMA) selama tiga bulan, hingga 17 Juni 2026, pada hari Senin (16/3).
Dengan suara bulat mengadopsi resolusi 2818 (2026), Dewan Keamanan juga meminta sekretaris jenderal PBB untuk segera menunjuk perwakilan khusus dan kepala UNAMA yang baru.
UNAMA, sebuah misi politik khusus yang bertugas membantu rakyat Afghanistan, didirikan oleh dewan pada Maret 2002. Ditinjau setiap tahun, mandatnya telah diubah dari waktu ke waktu untuk mencerminkan kebutuhan negara dan terakhir diperpanjang pada Maret 2025.
Menyatakan bahwa Afghanistan menghadapi berbagai tantangan saat ini, Fu mengatakan sangat penting bagi pemerintah Afghanistan dan komunitas internasional untuk menjaga komunikasi, bekerja ke arah yang sama, secara bertahap mengatasi kekhawatiran sah masing-masing, dan membantu Afghanistan mencapai stabilitas, pembangunan, dan kemakmuran yang berkelanjutan.
"Saya ingin menekankan bahwa tujuan penyesuaian mandat adalah untuk memperkuat, bukan melemahkan peran UNAMA, sehingga dapat lebih memajukan solusi politik untuk masalah Afghanistan, dan membantu Afghanistan mencapai stabilitas dan pembangunan. Tiongkok siap bekerja sama dengan semua pihak untuk melakukan upaya aktif menuju tujuan ini," ujarnya.
Resolusi tersebut menegaskan kembali dukungan kuat untuk pekerjaan UNAMA, menekankan pentingnya UNAMA dan badan-badan PBB lainnya untuk terus menjalankan mandat mereka di Afghanistan, dan menyerukan untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kebebasan bergerak PBB dan personelnya di seluruh Afghanistan.
Resolusi tersebut juga mengulangi keprihatinan mendalam atas situasi ekonomi dan kemanusiaan di Afghanistan.
Tiongkok menyerukan kepada para donor tradisional, khususnya negara-negara yang memiliki tanggung jawab historis terhadap Afghanistan, untuk melanjutkan dan meningkatkan bantuan mereka ke Afghanistan sesegera mungkin, kata Fu.
Resolusi tersebut juga menekankan bahwa organisasi teroris yang beroperasi di Afghanistan tetap menjadi ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional, dan bahwa wilayah Afghanistan tidak boleh digunakan untuk melindungi atau mendukung segala bentuk kegiatan teroris.
Fu mendesak pemerintah Afghanistan untuk mengambil langkah-langkah yang lebih tegas dan kuat sesuai dengan resolusi PBB untuk memerangi semua kekuatan teroris.