Beijing, Radio Bharata Online - Mao Ning, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, pada hari Rabu (27/12) mengatakan bahwa Tiongkok berharap peringatan 10 tahun Prakarsa Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI) dapat menjadi titik awal yang baru untuk mempromosikan kerja sama Sabuk dan Jalan yang berkualitas tinggi dengan semua pihak.
Mao membuat pernyataan tersebut pada konferensi pers rutin di Beijing dan memuji pencapaian luar biasa yang dibuat selama satu dekade terakhir melalui kerja sama Sabuk dan Jalan.
"Selama satu dekade terakhir, kerja sama Sabuk dan Jalan telah membuat pencapaian bersejarah dan menjadi barang publik internasional yang paling populer dan platform terbesar untuk kerja sama internasional. Forum Sabuk dan Jalan untuk Kerjasama Internasional ketiga yang diselenggarakan pada bulan Oktober lalu merupakan puncak peringatan ulang tahun ke-10 BRI dan menandai dimulainya pengembangan kerjasama Sabuk dan Jalan yang berkualitas tinggi," ujar Mao.
"Dalam forum tersebut, Presiden Xi Jinping meninjau pencapaian dalam satu dekade terakhir dan pengalaman yang baik, serta mengumumkan delapan langkah utama yang akan diambil Tiongkok untuk mendukung upaya bersama dalam mewujudkan kerja sama Sabuk dan Jalan yang berkualitas tinggi. Hal ini menunjukkan arah, visi baru, dan sumber dorongan bagi BRI. Kami berharap ulang tahun ke-10 BRI dapat menjadi titik awal baru untuk mempromosikan kerja sama Sabuk dan Jalan berkualitas tinggi dengan semua pihak dan membangkitkan upaya untuk menyuntikkan dorongan baru dan kuat dalam membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia," lanjutnya.