Beijing, Bharata Online - Mantan Wakil Perdana Menteri Polandia, Grzegorz Kołodko, mengatakan kunjungan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, ke Tiongkok mendatang tidak hanya menyangkut pendalaman kerja sama bilateral Tiongkok-Prancis, tetapi juga akan menyuntikkan vitalitas baru ke dalam hubungan Tiongkok-Uni Eropa.
Atas undangan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok dari 3 hingga 5 Desember 2025.
Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television (CGTN), Kołodko mengatakan kunjungan Macron akan berdampak penting pada hubungan Tiongkok-Eropa.
"Saya akan mengatakan kunjungan ini penting. Saya ingat kunjungannya sebelumnya ke Tiongkok ketika ia bertemu dengan pemimpin Tiongkok, Presiden Xi Jinping, beberapa tahun yang lalu. Kunjungan Macron ini tidak hanya berkontribusi pada kerja sama bilateral antara Prancis dan Tiongkok, tetapi juga dalam mendapatkan momentum untuk peningkatan hubungan antara seluruh Uni Eropa dan Tiongkok," ujarnya.
Kołodko mencatat bahwa lanskap geopolitik saat ini "lebih menantang dan lebih kompleks" karena berbagai isu global.
"Oleh karena itu, dimensi politik kunjungan Presiden Macron, menurut saya, kini lebih penting daripada beberapa tahun yang lalu. Jadi, nantikan kabar baik dari kunjungan Presiden Macron ke Beijing. Kita harus mendukung pendalaman kerja sama antara Tiongkok dan Prancis, karena hal ini juga bermanfaat bagi kerja sama antara seluruh Uni Eropa dan Tiongkok," ujarnya.