JISHISHAN, Radio Bharata Online - Acara berkabung bagi para korban gempa berkekuatan 6,2 skala Richter diadakan pada hari Senin di daerah Jishishan, Provinsi Gansu, Tiongkok Barat Laut. Daerah yang terkena dampak di Gansu, dan provinsi tetangganya, Qinghai, fokus pada pemukiman kembali para korban dan perawatan korban luka, sambil secara bertahap melanjutkan sekolah, bekerja, dan produksi, serta berupaya memulihkan kehidupan sehari-hari.

Upacara berkabung diadakan di Jishishan, tempat gempa bumi terjadi paling parah yang menewaskan lebih dari 100 orang.

Perwakilan Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok, Polisi Bersenjata, dan pihak lainnya turut menghadiri acara tersebut. Seluruh peserta upacara melepas topi, dan berdiri dalam diam selama tiga menit untuk berduka atas para korban, dan meletakkan bunga sebagai kenang-kenangan.  Acara duka juga diadakan serentak di tiga kota lain yang terkena dampak parah. Pemerintah Gansu mengatakan 117 orang tewas dan 781 orang terluka akibat gempa.

Kementerian Keuangan dan Kementerian Manajemen Darurat pada hari Senin telah mengalokasikan dana bantuan bencana alam sebesar 400 juta yuan, untuk mendukung upaya bantuan gempa bumi di provinsi Gansu dan Qinghai. Dana tersebut akan digunakan untuk memberikan bantuan darurat kepada korban bencana alam, relokasi, transisi dan pemukiman kembali, kompensasi bagi individu yang meninggal, serta pemulihan dan rekonstruksi perumahan yang rusak.

Menurut laporan media, pada hari Senin total 529 orang yang terluka akibat gempa telah dipulangkan dari rumah sakit, sementara jumlah orang yang terluka kritis telah menurun dari 42 menjadi 12 orang. (global times)