Beijing, Radio Bharata Online - Badan Antariksa Nasional Tiongkok atau China National Space Administration (CNSA) mengungkapkan pada hari Rabu (8/5) bahwa wahana bulan Chang'e-6 milik Tiongkok telah berhasil memasuki orbit circumlunar-nya.
Menurut CNSA, pada hari Rabu (8/5) pukul 10:12 (Waktu Beijing) Chang'e-6 berhasil melakukan prosedur pengereman di dekat bulan sebelum memasuki orbit circumlunar.
Prosedur pengereman di dekat bulan merupakan kontrol orbit utama bagi Chang'e-6 selama penerbangannya. Pengereman tersebut membuat kecepatan relatifnya lebih rendah dari kecepatan lepas bulan sehingga dapat ditangkap oleh gravitasi bulan dan terbang mengelilingi bulan.
"Saat ini, pengoperasian wahana masih sangat sesuai dengan harapan kami. Prosedur pengereman di dekat bulan yang pertama menghadirkan peluang kontrol yang unik. Jika kita melewatkannya, wahana tidak dapat memasuki orbit bulan. Hanya dengan menyelesaikannya dengan lancar, prosedur-prosedur berikutnya seperti mengorbit, mendarat, mengambil sampel, dan lepas landas dapat dilakukan. Setelah prosedur pengereman di dekat bulan yang pertama, kami beralih ke tahap ketiga dari tugas kami," kata Cheng Yanhe, anggota Beijing Aerospace Control Center (BACC).
Didukung oleh satelit pengirim Queqiao-2, Chang'e-6 nantinya akan menyesuaikan ketinggian dan kemiringan orbit di sekitar bulan, dan memilih waktu yang tepat untuk melakukan pemisahan kombinasi pengorbit-pengembara dan kombinasi pendarat-pendarat.
Kemudian kombinasi pendarat-penjelajah akan melakukan pendaratan lunak di Kutub Selatan-Aitken Basin untuk menjalankan misi pengambilan sampel dan kembali ke sisi jauh bulan seperti yang telah direncanakan.
"Saat ini, kontrol reaksi wahana Chang'e-6 stabil, akurasi kontrol orbit sangat tinggi dan kondisi kerja sangat baik. Kami akan terus menyesuaikan ketinggian dan kemiringan orbit. Wahana ini akan melakukan pemisahan pada waktu yang tepat dan melakukan pendaratan lunak di sisi jauh bulan. Kemudian, wahana ini akan melakukan eksplorasi ilmiah dan mengumpulkan sampel dari permukaan bulan. Setelah itu, wahana ini akan lepas landas, melakukan serangkaian manuver, menyelesaikan pertemuan dan berlabuh di orbit bulan sebelum akhirnya kembali ke Bumi," ujar Peng Deyun, anggota BACC lainnya.