Beijing, Bharata Online - Memperdalam hubungan Tiongkok-Gabon sejalan dengan harapan bersama masyarakat kedua negara, kata Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Jumat (6/11) saat melakukan pembicaraan dengan Presiden Gabon, Brice Clotaire Oligui Nguema, yang tengah berkunjung ke Beijing.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin mengumumkan peningkatan hubungan bilateral menjadi komunitas dengan masa depan bersama Tiongkok-Gabon untuk era yang baru.
"Saya sangat senang dapat bertemu Anda kembali, Bapak Presiden. Saya pernah berkunjung ke Gabon pada tahun 1990-an dan sangat terkesan dengan pencapaian pembangunan di negara yang dijuluki 'negeri emas hijau' di Afrika ini. Persahabatan tradisional antara Tiongkok dan Gabon memiliki sejarah yang panjang. Selama lebih dari setengah abad, kedua negara senantiasa menjunjung prinsip kesetaraan, saling mendukung, dan pembangunan bersama. Hubungan Tiongkok-Gabon telah teruji oleh perubahan situasi internasional dan tetap kokoh tak tergoyahkan," ujar Xi.
"Memperdalam hubungan Tiongkok-Gabon memenuhi harapan bersama rakyat kedua negara serta selaras dengan tren negara-negara Global South yang berupaya memperkuat diri melalui persatuan. Oleh karena itu, saya mengusulkan untuk meningkatkan hubungan bilateral kita menjadi komunitas dengan masa depan bersama Tiongkok-Gabon untuk era yang baru," tambah Xi.
"Kepercayaan politik timbal balik merupakan landasan kemitraan kita. Pertemuan ini mencerminkan dengan jelas persahabatan dan persaudaraan yang mendalam antara kedua negara kita selama lebih dari setengah abad. Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama kita menunjukkan vitalitas yang tinggi, dengan berbagai proyek besar di sektor-sektor utama yang telah dilaksanakan. Hari ini, kita memiliki kesempatan untuk memperluas cakupan kerja sama kita lebih jauh lagi, demi memberikan manfaat yang lebih besar bagi rakyat kedua negara," ujar Nguema.