Beijing, Radio Bharata Online - Administrasi Penerbangan Sipil Tiongkok (Civil Aviation Administration of China/CAAC) mengatakan pada hari Kamis (29/2) bahwa maskapai penerbangan Tiongkok dan internasional telah melakukan 5.389 penerbangan penumpang internasional terjadwal, dengan setiap perjalanan pulang pergi dihitung sebagai satu penerbangan, dari 12 hingga 18 Februari 2024, kembali ke 70,7 persen dari tingkat sebelum pandemi.

Menurut data yang dirilis oleh CAAC pada konferensi pers pada hari Kamis (29/2), 74,2 persen dari 5.389 penerbangan internasional yang dijadwalkan melibatkan negara-negara Prakarsa Sabuk dan Jalan atau Belt and Road Initiative (BRI).

CAAC menyatakan bahwa pengoperasian penerbangan internasional terjadwal di Tiongkok telah dilanjutkan secara stabil sejak liburan Festival Musim Semi tahun ini yang baru saja berakhir yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 17 Februari 2024.

Menurut CAAC, penerbangan penumpang internasional terjadwal Tiongkok telah dioperasikan dari dan ke 64 negara, termasuk 48 negara BRI, yang mencakup 75 persen dari total penerbangan.

Menurut para pejabat CAAC dalam konferensi pers tersebut, mulai dari hari terakhir bulan Maret ini, maskapai penerbangan Tiongkok dan Amerika akan mengoperasikan total 100 penerbangan penumpang terjadwal per minggu.