Shanghai, Radio Bharata Online - Menurut data terbaru yang mengukur tiga indikator utama untuk industri galangan kapal, yakni jumlah pembuatan kapal yang diselesaikan, pesanan baru yang diterima, dan pesanan yang sudah ada, terus menempatkan Tiongkok pada peringkat pertama di dunia.
Data yang dirilis oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (Ministry of Industry and Information Technology/MIIT) pada hari Kamis (21/9) menunjukkan bahwa selama delapan bulan pertama tahun 2023, pabrik-pabrik galangan kapal di seluruh Tiongkok menyelesaikan 27,98 juta tonase bobot mati, meningkat 16,9 persen dari tahun ke tahun.
Pesanan baru yang diterima mencapai 52,31 juta tonase bobot mati, meningkat 86,5 persen dari periode yang sama tahun lalu. Total pesanan yang ditahan mencapai 131,55 juta deadweight tonnage, naik 28,9 persen dari tahun ke tahun.
Sementara itu, total ekspor kapal pada periode yang sama mencapai 16,18 miliar dolar AS (sekitar 248 triliun rupiah), naik 20,2 persen dari tahun lalu.