Radio Bharata Online - Tiongkok mencatat 39,72 juta perjalanan masuk dan keluar antara 8 Januari dan 7 Maret, naik 112,4 persen YoY. Ini berdasarkan data Administrasi Imigrasi Nasional (NIA). Artinya terjadi kebangkitan perjalanan (traveling) setelah Tiongkok mulai menurunkan pengetatan COVID-19 sebagai penyakit menular kategori B.

Otoritas imigrasi di seluruh Tiongkok merilis lebih dari 3,36 juta paspor, naik 1.220,9 persen dibandingkan angka sebelum Tiongkok menurunkan aturan COVID-19.

Otoritas imigrasi di seluruh Tiongkok juga mengeluarkan lebih dari 12,67 juta sertifikat perjalanan antara China daratan dan Hong Kong, Macao serta Taiwan. Termasuk 122.000 visa dan izin tinggal untuk warga negara asing, masing-masing naik 837,7 persen dan 33,1 persen, dibanding data sebelum penyesuaian pembatasan COVID-19.(CMG)