Beijing, Bharata Online - Menurut mantan Perdana Menteri Pakistan, Anwar-ul-Haq Kakar, kebangkitan Tiongkok telah menghadirkan peluang ekonomi yang signifikan bagi Pakistan dan kawasan yang lebih luas, menandai babak baru dalam kemitraan Pakistan-Tiongkok yang "kokoh".

Dalam wawancara dengan China Media Group (CMG) saat kunjungannya baru-baru ini ke Tiongkok, Kakar memuji kekuatan dan ketahanan hubungan bilateral, yang sering disebut sebagai persahabatan "kokoh" antara kedua negara tetangga.

"Ketika berbicara tentang frasa 'kokoh', sebenarnya yang dimaksud adalah hubungan kita dengan ketahanan, dengan tantangan yang menguji waktu yang telah terjadi dalam sejarah kedua bangsa dan negara. Dan keduanya telah memenuhi harapan satu sama lain, meskipun terkadang bahkan melampaui harapan," ujarnya.

Kakar juga menyoroti dampak positif dari kebangkitan damai Tiongkok bagi Pakistan dan dunia, dengan menekankan bahwa Pakistan berkomitmen untuk memperkuat hubungan dengan Tiongkok guna memaksimalkan manfaat tersebut.

"Jadi, hubungan ini bukan hanya dalam konteks strategis, tetapi juga dalam konteks ekonomi. Pakistan merasa bahwa kebangkitan Tiongkok tidak pernah menjadi ancaman bagi Tiongkok. Pakistan adalah Tiongkok yang percaya diri, yang menawarkan peluang ekonomi tidak hanya bagi penduduk domestiknya, tetapi juga bagi negara-negara tetangganya [yang lebih luas], bagi kawasannya, bagi seluruh dunia. Kita tidak boleh lupa bahwa kapasitas produksi Tiongkok, khususnya pasca-1979, berperan utama dalam menjaga inflasi tetap terkendali di tingkat global. Hal ini disebabkan oleh biaya produksi barang-barang Tiongkok yang murah bagi berbagai konsumen di seluruh dunia," ujar Kakar.

Kedua negara sepakat untuk memulai Koridor Ekonomi Tiongkok-Pakistan atau China-Pakistan Economic Corridor (CPEC) pada tahun 2013, yang telah menjadi landasan kemitraan kerja sama strategis kedua negara yang tangguh dan menghasilkan berbagai perkembangan seperti Pelabuhan Gwadar.

Kakar mengatakan bahwa itu adalah contoh dari hasil dan manfaat ekonomi yang dihasilkan oleh hubungan yang kuat antara kedua belah pihak.

"Peluang ekonomi yang ditawarkan Tiongkok kepada Pakistan membuka babak baru dalam perjalanan dan hubungan jangka panjang yang kokoh tersebut, dan kami berharap dapat memperoleh manfaat dari sisi ekonomi seperti halnya manfaat yang kami peroleh dari sisi strategis persahabatan dengan Tiongkok," ujarnya.