NEW YORK, Bharata Online - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres kembali menyerukan penghentian konflik di Timur Tengah untuk mencegah memburuknya krisis kelaparan global, kata Farhan Haq, wakil juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, di markas besar PBB di New York pada hari Selasa.
Berbicara pada konferensi pers, Haq mengutip pernyataan Sekretaris Jenderal PBB yang mengatakan bahwa di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, diplomasi harus diutamakan.
Ia juga mengutip peringatan dari badan-badan PBB bahwa konflik di Timur Tengah dikhawatirkan akan menjerumuskan puluhan juta orang lagi ke dalam kerawanan pangan.
"Sekretaris Jenderal sekali lagi menegaskan bahwa perang di Timur Tengah harus dihentikan, diplomasi harus diutamakan, semua resolusi Dewan Keamanan harus dilaksanakan. Resolusi terbaru, Resolusi 2817, harus dihormati karena kita melihat bahwa negara-negara di Teluk terus menjadi sasaran," kata Haq.
“Dan Program Pangan Dunia (WFP) hari ini memperingatkan bahwa jumlah total orang di seluruh dunia yang menghadapi tingkat kelaparan akut dapat mencapai angka rekor pada tahun 2026 jika eskalasi di Timur Tengah terus menggoyahkan perekonomian dunia. Analisis baru oleh WFP memperkirakan bahwa hampir 45 juta orang lagi dapat jatuh ke dalam kerawanan pangan akut atau lebih buruk jika konflik tidak berakhir pada pertengahan tahun, dan jika harga minyak tetap di atas 100 dolar per barel. Ini akan menambah jumlah 318 juta orang di seluruh dunia yang sudah mengalami kerawanan pangan,” katanya.
Haq juga menyoroti signifikansi strategis Selat Hormuz, mencatat bahwa kunci untuk memulihkan operasi yang aman dan terjamin terletak pada pengakhiran konflik.
Dia mengatakan bahwa Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres akan melakukan perjalanan ke Brussels pada hari Selasa untuk konsultasi mendesak dengan para pejabat Eropa tentang navigasi melalui Selat Hormuz dan langkah-langkah pengamanan lanjutan. [CCTV+]
International
Rabu, 18 Maret 2026 | 12:44 WIB
Mencegah Memburuknya Krisis Kelaparan Global, Sekretaris Jenderal PBB Kembali Menyerukan Penghentian Konflik di Timur Tengah
Oleh