BEIJING, Radio Bharata Online - Sebuah perpustakaan, museum dan pusat seni dibuka bersamaan untuk umum pada Rabu sore, di pusat kota Tongzhou, Beijing, yang akan melayani kepentingan rekreasi penduduk. Pembangunan tiga fasilitas umum itu, yakni Pusat Seni Pertunjukan Beijing, Perpustakaan Beijing, dan Museum Grand Canal Beijing, telah dimulai sejak Oktober 2019.

Walikota Beijing, Yin Tong, pada upacara pembukaan mengatakan, bahwa fasilitas tersebut memungkinkan masyarakat untuk menikmati produk dan layanan budaya terbaik, dan mempromosikan berbagi seni rupa kepada publik.

Di konter layanan dekat gerbang utara Perpustakaan Beijing, pembaca dapat terlibat dalam percakapan dengan robot pustakawan bernama Tuyueyue, bot AI pertama yang digunakan di perpustakaan Tiongkok, yang dapat menjawab pertanyaan pengunjung.

Xie Peng, wakil operator Perpustakaan Beijing mengatakan, Perpustakaan ini dilengkapi dengan empat robot yang mampu memfasilitasi peminjaman dan pengembalian buku, menjawab pertanyaan, memandu tur, dan mendisinfeksi infrastruktur perpustakaan.

Bangunan kedua adalah Pusat Seni Pertunjukan Beijing, yang mencerminkan perpaduan estetika modern dengan elemen arsitektur tradisional Tiongkok. Disebut sebagai "lumbung budaya", tempat ini terinspirasi oleh silo biji-bijian kuno dan transportasi kapal di distrik Tongzhou.

Dengan luas konstruksi 125.000 meter persegi, pusat ini memiliki empat teater dalam ruangan yang meliputi gedung opera, ruang konser, teater drama, dan teater kecil ditambah satu amfi teater luar ruangan.

Sedangkan bangunan ketiga, yakni Museum Grand Canal Beijing, mengambil inspirasi dari gambaran kapal layar, dan sungai di kanal kuno, yang mana atap aulanya menyerupai perahu, sedangkan atap gedung pameran berbentuk layar.

Museum ini terletak di dalam Central Green Park, mewujudkan konsep desain kesatuan harmonis antara manusia dan alam.

Di dalam museum terdapat kurang lebih 6.000 peninggalan bersejarah, dan 242 bantalan isolasi seismik, yang digunakan untuk melindungi bangunan dan peninggalan budaya dari gempa. (China Daily)