Tiongkok, Bharata Online - Pasar otomotif Tiongkok, yang sudah menjadi yang terbesar di dunia, mengalami pergeseran yang semakin cepat menuju mobilitas cerdas dan digitalisasi, karena beberapa produsen kendaraan listrik terkemuka di negara itu semakin menjalin kemitraan dengan sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk melengkapi mobil mereka dengan teknologi canggih terbaru di dalam kendaraan.
Menurut Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok, lebih dari 60 persen mobil penumpang baru yang dijual di dalam negeri dilengkapi dengan berbagai fitur bantuan pengemudi, yang menunjukkan meningkatnya permintaan pelanggan akan kendaraan cerdas dan terhubung internet.
Tren ini didorong oleh kolaborasi lintas industri yang semakin berkembang antara produsen mobil Tiongkok dan perusahaan TIK, yang membuat para produsen mobil membedakan diri bukan hanya berdasarkan ukuran mesin atau gaya bodi, tetapi juga berdasarkan teknologi digital yang menggerakkan mekanik kendaraan mereka dari dalam.
Aliansi Mobilitas Cerdas Harmony atau Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), sebuah aliansi yang didukung oleh raksasa teknologi Tiongkok Huawei dan didirikan dua tahun lalu, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah melampaui angka penting pengiriman satu juta kendaraan penumpang. Aliansi itu saat ini menampilkan lima merek mobil yang menggunakan sistem operasi HarmonyOS dan sistem penggerak otonom Huawei.
Pada bulan November 2025 saja, aliansi tersebut telah mengirimkan lebih dari 80.000 unit, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa untuk satu bulan.
"Penggerak otonom telah mengubah kebiasaan mengemudi masyarakat. Aliansi Mobilitas Cerdas Harmony telah melihat kendaraan penggerak otonomnya menempuh jarak lebih dari 5,2 miliar kilometer secara gabungan. Tingkat keterlibatan pelanggannya mencapai 94 persen," kata Yu Chengdong, Direktur Dewan Eksekutif di Grup Bisnis Konsumen Huawei.
Para ahli industri mengatakan, berbeda dengan masa lalu ketika sebuah mobil sebagian besar didefinisikan oleh mesin, transmisi, dan sasisnya, produsen mobil Tiongkok saat ini telah beralih ke elektrifikasi, kecerdasan, dan konektivitas—teknologi yang menulis ulang aturan tentang bagaimana orang bepergian dan bagaimana jaringan jalan itu sendiri beroperasi.
"Kami telah mulai menjajaki dan melakukan kerja sama lintas industri selama lima tahun terakhir, dengan tujuan untuk memanfaatkan sepenuhnya pembagian kerja yang jelas di sepanjang rantai industri dan memaksimalkan kekuatan masing-masing pihak," kata Zhang Xinghai, pendiri SERES Group yang merupakan produsen kendaraan listrik (EV) pertama di Tiongkok yang bekerja sama dengan Huawei dalam pengembangan merek mobil AITO.
Dalam kemitraan kerja sama lintas industri yang patut dicontoh lainnya, Shangjie, merek otomotif baru yang dikembangkan bersama oleh Huawei dan produsen mobil terbesar di Tiongkok, SAIC Motor, mengumumkan pada hari Selasa (9/12) bahwa mereka telah mencapai 10.000 pengiriman SUV (kendaraan utilitas sport) H5 hanya dalam 43 hari setelah peluncurannya di pasar. Merek tersebut berencana untuk meluncurkan setidaknya dua model mobil baru ke pasar pada tahun 2026.
"Mobil saat ini tidak lagi seperti mobil-mobil dari era bahan bakar fosil. Teknologi bantuan mengemudi cerdasnya, seperti kabin pintar, menjadi semakin penting bagi pelanggan muda kami, itulah sebabnya kami sangat mementingkan kerja sama lintas industri dengan perusahaan lain," ujar Wang Xiaoqiu, Presiden SAIC Motor Corporation yang berbasis di Shanghai.
Perkembangan ini terjadi seiring dengan terus berlanjutnya momentum pertumbuhan yang kuat di industri otomotif Tiongkok sepanjang tahun, dengan data terbaru yang dirilis oleh Asosiasi Produsen Mobil Tiongkok pada hari Kamis (11/12) menunjukkan bahwa penjualan mobil telah melampaui 31 juta unit dalam 11 bulan pertama tahun 2025, mewakili peningkatan tahunan sebesar 11,4 persen.
Sementara itu, menurut data tersebut, penjualan kendaraan energi baru di Tiongkok selama periode yang sama mencapai 14,78 juta unit, melonjak sebesar 31,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.