Shanghai, Bharata Online - Mahasiswa internasional dan aktivis muda berbagi pandangan mereka dan menyuarakan tekad mereka untuk berkontribusi pada tata kelola dan pengembangan perikanan global dalam sebuah acara bertema pada hari Jumat (5/6 lalu di Shanghai.
Sebuah upacara untuk rangkaian acara Tata Kelola dan Pengembangan Perikanan Laut Global diadakan di Universitas Kelautan Shanghai, dihadiri oleh para pembuat kebijakan, perwakilan industri perikanan, dan tamu internasional.
Acara tersebut menampilkan peluncuran 10 karya luar biasa dari kampanye video dan foto global "Impressions of China's Fisheries".
Para kreator muda dari 25 negara, termasuk Vietnam, Indonesia, Myanmar, Tonga, Laos, dan Pakistan, menggunakan fotografi dan video untuk mendokumentasikan pencapaian perikanan ekologis dan cerdas Tiongkok, serta kisah-kisah mengharukan tentang kerja sama perikanan yang melibatkan negara mereka.
"Sekitar 100 karya semacam itu dikumpulkan. Karya-karya ini dengan sangat jelas menyampaikan filosofi pengembangan perikanan Tiongkok tentang tanggung jawab, keberlanjutan, dan pertumbuhan bersama," kata Chen Jianghua, Direktur Kantor Komunikasi Universitas Kelautan Shanghai.
"Saya mendapat penghargaan tentang perikanan Tiongkok. Saya telah belajar lebih banyak tentang bagaimana menggunakan kecerdasan buatan, atau mungkin terumbu buatan, dan bagaimana mengelola perikanan – untuk mempelajari metode-metode ini untuk diimplementasikan di Indonesia," ujar Abizar Dirsan Gifari, Mahasiswa Indonesia di Universitas Kelautan Shanghai.
Acara yang diadakan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini juga meluncurkan "Inisiatif Pemuda untuk Tata Kelola Perikanan Laut Global", yang menyerukan kepada kaum muda di seluruh dunia untuk selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB dan berpartisipasi dalam kolaborasi penelitian ilmiah, penyebaran informasi kepada publik, dan kegiatan sukarela untuk membantu membangun sistem perikanan yang bertanggung jawab.