BEIJING, Radio Bharata Online - Sebuah kapal serbu amfibi Tipe 075 Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), dilaporkan telah berlayar melintasi rantai pulau pertama, dan memasuki Samudra Pasifik untuk latihan laut jauh.
Para analis, pada hari Selasa menyoroti signifikansi strategis lokasi latihan tersebut atas masalah Taiwan.
Seorang pakar militer yang berbasis di Beijing kepada Global Times mengatakan, wilayah ini memiliki signifikansi strategis, terutama bagi pasukan amfibi, karena terletak di sebelah timur pulau Taiwan.
Sisi timur pulau Taiwan, secara geografis tidak memiliki tempat pendaratan yang tepat untuk kapal pendarat. Namun, Tipe 075 mampu menampung operasi pendaratan vertikal dengan membawa sejumlah besar helikopter, sehingga sisi timur pulau tersebut layak untuk operasi pendaratan jika diperlukan.
Menurut siaran pers otoritas pertahanan pulau Taiwan pada hari Senin, dua helikopter PLA terlihat beroperasi di sebelah timur pulau tersebut pada hari Minggu, tetapi otoritas pertahanan pulau tersebut tidak merilis informasi apa pun tentang keberadaan Type 075 di wilayah itu, juga tidak menjelaskan apakah helikopter ini berasal dari Type 075 atau kapal perang lainnya.
Kondisi geografis wilayah timur pulau Taiwan, dapat memungkinkan kapal induk untuk tidak hanya menyerang dari arah timur, tetapi juga memblokir potensi campur tangan militer oleh kekuatan eksternal seperti AS dan Jepang.
Dengan perlindungan kelompok kapal induk, pasukan amfibi dapat melakukan operasi pendaratan dengan lebih aman. (Global Times)