SHANGHAI, Radio Bharata Online - Maskapai China Eastern Airlines akan membeli 100 pesawat C919. Itulah pembelian tunggal terbesar dalam sejarah pesawat buatan asli Tiongkok tersebut.
Selama ini, China Eastern Airlines memang pengguna utama C919. Merekalah perusahaan global pertama yang membeli pesawat tersebut.
Dalam siaran persnya, Kamis, 28 September lalu, maskapai tersebut memaparkan rencana jangka panjang mereka, pesanan 100 pesawat itu akan dikirimkan pada kurun waktu tahun 2024 sampai 2031.
Lima pesawat diantaranya akan dikirimkan pada tahun ini, kemudian setiap tahunnya sepuluh pesawat akan dikirim, pada 2025 sampai 2027. Selanjutnya, lima belas pesawat akan dikirimkan setiap tahun sejak 2028 sampai 2030, dan akhirnya, sebanyak 20 pesawat dikirim pada 2031.
C919 adalah pesawat pertama Tiongkok yang mengadopsi standar keselamatan udara internasional. Mereka punya hak kekayaan intelektual independen yang sebanding dengan seri Airbus A320 dan Boeing B737.
Sebelum memesan 100 pesawat tambahan, maskapai ini telah menandatangani kontrak untuk membeli lima C919 pada tahun 2021.
C919 untuk kali pertama diserahkan kepada China Eastern pada 9 Desember 2022. Pesawat itu juga melakukan penerbangan komersial perdana dari Bandara Internasional Shanghai Hongqiao ke Bandara Internasional Beijing Capital pada 28 Mei 2023. Kemudian Maskapai China Eastern menerima C919 yang kedua pada 16 Juli 2023.
Sejauh ini, kedua pesawat itu sudah menjalani 867,19 jam penerbangan. Mereka juga sudah mengangkut lebih dari 35 ribu trip hingga 26 September 2023.
Dengan armada C919 baru itu, China Eastern akan menggunakan pesawat tersebut untuk pasar kunci mereka. Yakni, kunjungan ke berbagai pusat bisnis dan pariwisata di Tiongkok. (Harian Disway)