Lesotho, Radio Bharata Online - Jalan Ha Mpiti-Sehlabathebe, salah satu proyek utama kerja sama Tiongkok-Lesotho di bawah Prakarsa Sabuk dan Jalan, telah memasuki tahap akhir konstruksi. Terletak di bagian tenggara Afrika, Lesotho dikenal sebagai "Kerajaan di Langit" dengan gunung-gunung tinggi dan lembah-lembah yang sempit.

Pada tahun 2019, Lesotho menandatangani nota kesepahaman dengan Tiongkok untuk bersama-sama mengembangkan Prakarsa Sabuk dan Jalan, dan jalan ini merupakan proyek penting dalam kolaborasi tersebut. Terletak di Distrik Nek Qacha di bagian timur Lesotho, jalan itu membentang sepanjang 91,48 kilometer dan bertujuan untuk mengubah jalan pegunungan berkerikil yang ada menjadi jalan aspal berkualitas tinggi.

"Di daerah pegunungan di Lesotho ini, jalanannya terjal dan berliku. Selain itu, pasokan kami diperoleh dari jarak lebih dari 800 kilometer jauhnya, sehingga menimbulkan tantangan yang signifikan untuk transportasi material," kata Zhang Jingbo, Manajer proyek tersebut.

Sementara itu, pembangunan jalan tersebut menghadapi kesulitan yang luar biasa karena ketinggiannya yang melebihi 2.600 meter.

"Ini merupakan proyek yang sangat menantang. Jelas, medannya sulit. Ini adalah daerah pegunungan. Kami menghadapi banyak tantangan dengan masalah desain dan juga perubahan desain," kata Gary Swart, insinyur proyek tersebut.

Jalan ini telah mengubah jalan yang sebelumnya bergelombang dan tidak rata menjadi jalan aspal dua lajur selebar 9 meter di kedua arah, yang secara signifikan akan mengurangi waktu tempuh bagi penduduk sekitar.

"Sebelum dibangun, tidak mudah bagi mobil-mobil bisnis ini, seperti taksi dan bus, mungkin dari kota ke Ha-Mahlali (salah satu desa setempat), butuh waktu sekitar dua jam untuk sampai ke sini, tetapi sejak dibangun, sekarang hanya butuh waktu 20 menit dari kota ke Ha-Mahlali," ujar Hlonelang Masupha, salah satu penduduk desa.

Jalan ini menghubungkan ke Taman Nasional Sehlabathebe, sebuah Situs Warisan Dunia di Lesotho, dan pembukaan proyek itu akan sangat mendorong pengembangan industri akomodasi, kuliner, dan transportasi di daerah sekitarnya.

"Proyek-proyek ini memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial Lesotho dan peningkatan mata pencaharian masyarakat. Proyek-proyek ini sangat disambut baik oleh pemerintah dan masyarakat Lesotho, yang mencerminkan persahabatan yang mendalam antara masyarakat Tiongkok dan Lesotho," kata Lei Kezhong, Duta Besar Tiongkok untuk Lesotho.