TIONGKOK, Radio Bharata nline - Tiongkok akan terus menjadi tujuan investasi yang populer, demikian disampaikan Sun Yeli, juru bicara Kongres Nasional CPC ke-20, pada Sabtu (15/10).

Pembatasan perluasan modal yang tidak teratur tidak seharusnya dianggap bertentangan dengan mempromosikan perkembangan sektor nonpublik yang sehat di Tiongkok, kata Sun pada konferensi pers.

Kebijakan Tiongkok untuk mengonsolidasikan dan mengembangkan sektor publik serta dengan gigih mendorong, mendukung, dan membimbing sektor nonpublik belum berubah dan tidak akan berubah, lanjut Sun.

Tiongkok adalah negara berlandaskan hukum tempat modal milik negara dan swasta, serta investasi dari dalam dan luar negeri, seluruhnya dilindungi oleh hukum, imbuhnya.

Tiongkok akan mengambil pelajaran dari praktik yang baik di berbagai bagian lain di dunia, meningkatkan regulasi sembari mendorong pembangunan, serta terus memperbaiki lingkungan bisnis yang berorientasi pada pasar dan berlandaskan hukum hingga mencapai standar internasional, kata Sun.

Pewarta : Xinhua