Beijing, Radio Bharata Online - Suku bunga dasar pinjaman atau loan prime rate (LPR) Tiongkok, suku bunga pinjaman berbasis pasar, menunjukkan suku bunga lebih dari lima tahun, yang menjadi dasar suku bunga hipotek para pemberi pinjaman, berada pada 3,95 persen pada hari Selasa (20/2), turun dari angka sebelumnya yaitu 4,2 persen.
Menurut National Interbank Funding Center, LPR satu tahun tetap tidak berubah pada 3,45 persen.
Menurut para analis, penurunan suku bunga di atas lima tahun ini sesuai dengan ekspektasi, namun tingkat penurunannya melebihi ekspektasi pasar. Mereka juga mencatat bahwa penurunan 25 basis poin ini merupakan yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Para ekonom mengatakan bahwa LPR yang lebih rendah diharapkan dapat menopang pasar kredit dan properti, mengurangi biaya keuangan bisnis dan individu, dan berkontribusi pada pemulihan ekonomi yang stabil pada awal 2024.
"Waktu penurunan LPR ini juga sangat penting. Awal tahun merupakan titik pengambilan keputusan penting untuk produksi dan investasi bisnis, serta konsumsi masyarakat. Ini akan menjadi fondasi yang baik bagi upaya kami untuk menstabilkan pertumbuhan tahun ini," ujar Ming Ming, Kepala Ekonom di CITIC Securities.
Penurunan LPR sebelumnya terjadi pada bulan Agustus lalu ketika suku bunga satu tahun turun dari 3,55 persen menjadi 3,45 persen, sementara suku bunga lebih dari lima tahun tetap pada 4,2 persen.