JAKARTA, Bharata Online – Kabar gembira bagi peminat astronomi di Indonesia, kini Planetarium Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat kembali beroperasi, setelah lebih dari 13 tahun tidak aktif, yakni sejak di non aktifkan pada tahun 2012.  Aktivasi kembali Planetarium Jakarta ini, ditandai dengan menggratiskan tiket masuk selama tiga bulan bagi pelajar. 

Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, saat meresmikan aktivasi kembali Planetarium Jakarta, Selasa (23/12). 

Penggratisan ini berlaku bagi pelajar di Jakarta maupun luar daerah, khususnya selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2026. 

Seperti dikutip dari laman resmi Pemprov DKI, Pramono sudah memutuskan pelajar Jakarta yang ingin memanfaatkan fasilitas ini selama tiga bulan, akan digratiskan, termasuk pelajar dari daerah selama masa liburan.

Namun meski tiket masuk bagi pelajar digratiskan, Pramono menegaskan bahwa bagi orang tua atau pendamping, tetap dikenakan tarif normal. 

Adapun pengaturan tarif dan pengelolaan tiket, dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Perseroda, sementara mekanisme kuota harian tiket gratis akan diatur oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Aktivasi ini menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan literasi sains, dan minat generasi muda terhadap ilmu astronomi.

Selain Planetarium, Pramono juga meresmikan aktivasi Paviliun Raden Saleh di kawasan TIM yang dikelola melalui kerja sama Jakpro dan Artotel. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung ekosistem seni, budaya, dan edukasi di Jakarta.

Planetarium Jakarta kini hadir dengan tampilan yang lebih modern. Pembaruan fasilitas visual dilakukan dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan, untuk menghadirkan pengalaman edukasi astronomi yang lebih imersif dan interaktif bagi pengunjung. (beritajakarta)