Shanghai, Radio Bharata Online - Banyak orang dalam industri yang menghadiri Mobile World Congress (MWC) Shanghai 2024 yang berakhir pada hari Jum'at (28/6) telah berbagi perspektif positif tentang prospek pasar telekomunikasi Tiongkok.

Perwakilan dari perusahaan-perusahaan besar dunia menggemakan sentimen tentang peran penting Tiongkok dalam lanskap telekomunikasi, dengan menyebutkan pengaruhnya sebagai pasar yang sangat penting untuk teknologi seperti 5G.

"Lihatlah pasar Tiongkok, jelas merupakan salah satu pasar ponsel pintar terpenting di dunia. Kami memiliki lebih dari 900 juta pelanggan. Dan jika Anda melihat teknologi yang tersedia di Tiongkok dan kualitas handset serta semua pemain ekosistem yang masuk," kata Akash Palkhiwala, Chief Financial Officer dan Chief Operating Officer Qualcomm Incorporated.

Menurut laporan tentang perkembangan ekonomi mobile Tiongkok pada tahun 2024 yang dirilis oleh Global System for Mobile Communications Association (GSMA), diprediksi bahwa 5G akan memberikan kontribusi sekitar 260 miliar dolar AS (sekitar 4.251 triliun rupiah) kepada ekonomi Tiongkok pada tahun 2030, menyumbang lebih dari 23 persen dari total dampak industri komunikasi mobile terhadap ekonomi.

"Jumlah pengguna 5G di Tiongkok akan tumbuh menjadi satu miliar pada akhir tahun ini. Jadi saya pikir Tiongkok akan terus menjadi pemimpin dalam peluncuran 5G," kata Lara Dewar, Chief Marketing Officer (CMO) di GSMA.

MWC Shanghai 2024 dibuka pada hari Rabu (26/6). Acara yang berlangsung selama tiga hari itu dianggap sebagai pertemuan ekosistem konektivitas terbesar di Asia dan menitikberatkan pada 5G dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).