BEIJING, Radio Bharata Online - Ketika demam Piala Dunia melanda ke seluruh dunia, platform internet Tiongkok juga turut bergabung dan bersaing untuk mendapatkan sejumlah besar penggemar olahraga di Tiongkok, dengan menawarkan pengalaman menonton "mirip metaverse" yang diaktifkan oleh 5G dan tampilan dalam virtual reality (VR).
Upaya tersebut akan membantu raksasa berbasis internet mengamankan peningkatan jumlah lalu lintas selama acara olahraga, kata analis, tetapi yang lebih penting adalah penggunaan teknologi baru secara luas akan memungkinkan perusahaan untuk menyempurnakan penawaran produk mereka.
Dua penyedia layanan streaming Tiongkok Migu, anak perusahaan Tiongkok Mobile, dan Douyin (aplikasi TikTok Tiongkok). Keduanya memiliki hak sub-lisensi untuk mengudara langsung dan sesuai permintaan liputan Piala Dunia Qatar, dan akan berbagi liputan digital dari acara tersebut dengan penyiar milik negara Tiongkok Media Group (CMG).
Menurut laporan, Migu dan Douyin telah membayar harga yang tinggi untuk mendapatkan hak siar. Seperti diketahui, hanya enam saluran di Tiongkok daratan, termasuk Migu Tiongkok Mobile dan Douyin, yang diizinkan menyiarkan pertandingan Piala Dunia.
Gan Yuqing, chief content officer dari Migu mengatakan, perusahaannya akan menciptakan ruang interaktif virtual pertama di dunia untuk menonton Piala Dunia dan akan menyiarkannya secara langsung dengan teknologi seperti 5G dan VR , untuk memberikan nuansa nyata bagi penggemar sepak bola Tiongkok.
Di akun Sina Weibo resminya, Migu mengumumkan rencananya untuk mengadakan "Festival Musik Piala Dunia Metaverse" dan "pengunjung kejutan" dari tahun 2070 akan muncul di acara tersebut.
Sementara Douyin di akun Weibo resminya mengatakan, pengguna dapat menonton siaran langsung Piala Dunia menggunakan kacamata VR-nya, dan mengundang teman mereka ke ruang digital untuk menonton pertandingan bersama.